-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kadiv Humas Polri Dipromosikan Jadi Kapolda Sumsel, Andi Rian Ditarik ke Lemdiklat Mutasi Strategis Polri Awal 2026, Perkuat Wilayah Prioritas dan SDM Kepolisian

24 يناير 2026 | يناير 24, 2026 WIB Last Updated 2026-01-24T05:04:50Z

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Sandi Nugroho dipromosikan menjadi Kapolda Sumsel. Foto: Dok Polri



D'On, Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan rotasi dan promosi jabatan strategis di awal tahun 2026. Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Polisi Dr. Sandi Nugroho, resmi dipromosikan sebagai Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Kapolda Sumsel). Ia menggantikan Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi yang dimutasi ke Mabes Polri sebagai Wakil Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Wakakelemdiklat) Polri.


Keputusan mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/99/I/KEP./2026 tertanggal 15 Januari 2026 yang mengatur tentang pemberhentian dan pengangkatan jabatan di lingkungan Polri.


Pergeseran dari Mabes ke Wilayah Krusial


Promosi Irjen Pol Sandi Nugroho menandai peralihan dari jabatan strategis di tingkat pusat menuju posisi pimpinan kewilayahan dengan tanggung jawab besar. Selama menjabat sebagai Kadiv Humas Polri, Sandi Nugroho dikenal aktif dalam penguatan komunikasi publik, transparansi informasi, serta pengelolaan opini publik di tengah dinamika isu keamanan nasional.


Kini, sebagai Kapolda Sumsel, ia akan memimpin salah satu wilayah yang dinilai strategis dan sensitif secara nasional. Sumatera Selatan memiliki karakteristik kompleks, mulai dari wilayah industri dan energi, jalur logistik nasional, hingga potensi konflik sosial dan kejahatan konvensional maupun transnasional.


Tahun 2026 sendiri diproyeksikan sebagai periode dengan agenda nasional dan daerah yang padat, sehingga peran Kapolda Sumsel menjadi krusial dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


Andi Rian Fokus Penguatan SDM Polri


Sementara itu, Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi, yang sebelumnya memimpin Polda Sumsel, mendapat kepercayaan baru untuk memperkuat sektor pendidikan dan pelatihan Polri. Penempatannya sebagai Wakakelemdiklat Polri dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia kepolisian.


Lemdiklat Polri memiliki peran sentral dalam mencetak personel Polri yang profesional, berintegritas, serta adaptif terhadap tantangan keamanan modern, termasuk kejahatan siber, kejahatan ekonomi, dan isu keamanan berbasis teknologi.


Pengalaman Andi Rian memimpin wilayah besar seperti Sumatera Selatan diharapkan menjadi modal penting dalam merumuskan kebijakan pendidikan dan pelatihan yang lebih aplikatif dan sesuai kebutuhan lapangan.


Mutasi Besar-besaran, Bagian dari Penyegaran Organisasi


Selain pergantian di Polda Sumsel, Surat Telegram Kapolri ST/99/I/KEP./2026 juga mencatat mutasi besar-besaran puluhan perwira tinggi dan menengah Polri. Rotasi tersebut melibatkan berbagai satuan kerja strategis, antara lain:

  • Bareskrim Polri
  • Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam)
  • Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam)
  • Lemdiklat Polri
  • Sejumlah Polda di berbagai wilayah Indonesia


Mutasi ini merupakan bagian dari kebijakan penyegaran organisasi dan regenerasi kepemimpinan, sekaligus upaya meningkatkan efektivitas kinerja Polri dalam menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks.


Perintah Tegas Kapolri


Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan agar seluruh perwira yang mendapat penugasan baru segera melaksanakan tugasnya paling lambat 14 hari sejak keputusan mutasi ditetapkan.


Langkah cepat ini diharapkan dapat menjaga kesinambungan kepemimpinan dan memastikan roda organisasi Polri tetap berjalan optimal tanpa kekosongan kendali di lapangan.


Harapan ke Depan


Dengan promosi Irjen Pol Sandi Nugroho sebagai Kapolda Sumsel dan penugasan baru Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi di Lemdiklat Polri, institusi kepolisian diharapkan semakin solid dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polri secara berkelanjutan.


Mutasi ini juga menjadi sinyal bahwa Polri terus melakukan penataan internal untuk menjawab tuntutan masyarakat akan pelayanan kepolisian yang profesional, modern, dan terpercaya.


(Mond)


#Polri #Nasional

×
Berita Terbaru Update