-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Instagram, Facebook, dan WhatsApp Akan Berbayar: Apa Bedanya dengan Versi Gratis?

27 يناير 2026 | يناير 27, 2026 WIB Last Updated 2026-01-27T13:49:08Z

Ilustrasi 



Dirgantaraonline - Meta, perusahaan induk Instagram, Facebook, dan WhatsApp, bersiap melakukan perubahan besar pada ekosistem media sosial global. Dalam beberapa bulan ke depan, Meta berencana menghadirkan layanan berbayar (premium) di tiga platform andalannya. Meski demikian, Meta menegaskan bahwa layanan inti tetap gratis dan bisa digunakan seperti biasa.


Lalu, apa sebenarnya yang akan berubah? Dan mengapa Meta mengambil langkah ini?


Layanan Gratis Tetap Ada, tapi Pengalaman “Premium” Disiapkan


Mengutip laporan BBC, Meta tengah menyiapkan skema langganan berbayar yang akan menjadi peningkatan signifikan dibanding layanan gratis. Model ini bukan sekadar kelanjutan dari program Meta Verified (centang biru) yang diluncurkan pada 2023, melainkan sebuah paket baru dengan fitur-fitur eksklusif.


Pengguna yang tidak berlangganan masih bisa:

  • Mengirim pesan di WhatsApp
  • Mengunggah foto dan video di Instagram
  • Mengakses Facebook seperti biasa


Namun, pengguna berbayar akan mendapatkan fitur tambahan yang jauh lebih canggih, terutama yang berkaitan dengan kecerdasan buatan (AI).


AI Jadi “Senjata Utama” Meta


Fitur premium Meta diproyeksikan akan sangat berfokus pada teknologi AI generatif dan AI agen, sebuah langkah yang sejalan dengan ambisi besar CEO Meta, Mark Zuckerberg, dalam mewujudkan “AI yang personal”.


Beberapa fitur yang disebut akan masuk layanan berbayar antara lain:

  • Asisten pribadi berbasis AI untuk membantu pekerjaan, perencanaan, hingga riset
  • Editor visual AI untuk foto dan video
  • Alat pembuatan konten otomatis
  • Akses ke aplikasi dan eksperimen AI terbaru Meta


Salah satu yang paling menarik perhatian adalah aplikasi pembuatan video bernama Vibes.


Vibes: Bikin Video Pakai AI dalam Sekejap


Meta juga menguji coba Vibes, aplikasi pembuatan video berbasis AI yang memungkinkan pengguna mewujudkan ide visual hanya dengan perintah singkat.


Menurut Meta, Vibes memungkinkan pengguna:

  • Membuat video dari teks
  • Mengedit visual secara otomatis
  • Menghasilkan konten kreatif tanpa keahlian teknis tinggi


Vibes pertama kali diperkenalkan pada September lalu sebagai bagian dari ekosistem Meta AI, dan diperkirakan akan menjadi salah satu fitur unggulan bagi pelanggan premium.


Manus AI: “Agen” AI yang Bisa Bekerja Sendiri


Di antara semua fitur berbayar, yang paling banyak dibicarakan adalah Manus AI.sebuah teknologi yang disebut Meta sebagai AI agen otonom.


Apa itu Manus AI?


Manus adalah teknologi AI yang diakuisisi Meta pada Desember 2025 dari perusahaan asal Tiongkok dengan nama yang sama. Nilai akuisisi ini diperkirakan lebih dari USD 2 miliar, menurut analis Bloomberg dan The Wall Street Journal.


Setelah diakuisisi, Manus:

  • Memindahkan kantor pusatnya dari Tiongkok ke Singapura
  • Menjadi bagian inti dari pengembangan Meta AI


Dalam blog resminya, Meta menjelaskan bahwa Manus adalah AI yang mampu:

  • Merencanakan tugas
  • Menjalankan proses
  • Menyelesaikan pekerjaan secara mandiri


Berbeda dengan chatbot AI biasa yang perlu banyak instruksi, Manus diklaim bisa bekerja secara benar-benar otonom sesuai tujuan awal yang diberikan pengguna.

 

“Bakat Manus yang luar biasa akan bergabung dengan tim Meta untuk menghadirkan agen tujuan umum di seluruh produk konsumen dan bisnis kami,” tulis Meta dalam blog resminya.


AI Personal ala Mark Zuckerberg


Langkah Meta menghadirkan layanan berbayar ini tak lepas dari visi besar Zuckerberg tentang “personal AI”, yang pertama kali ia perkenalkan pada Juli 2025.


Sejak saat itu, Meta:

  • Meningkatkan belanja pengembangan AI secara agresif
  • Mengakuisisi dan berinvestasi di perusahaan AI strategis


Salah satu langkah terbesarnya adalah membeli 49% saham Scale AI senilai USD 14 miliar pada Juni 2025. Langkah ini bahkan membuat pimpinan Scale AI menduduki posisi penting dalam pengembangan AI Meta.


Strategi Baru Meta: Dari Iklan ke Langganan


Selama bertahun-tahun, Meta bergantung pada iklan sebagai sumber pendapatan utama. Namun, dengan meningkatnya regulasi privasi dan persaingan ketat di industri AI, layanan berlangganan menjadi sumber pemasukan baru yang menjanjikan.


Akses Manus AI dan fitur AI premium di Instagram, Facebook, dan WhatsApp dipandang sebagai:

  • Upaya diversifikasi bisnis
  • Cara mengikat pengguna lebih dalam ke ekosistem Meta
  • Langkah untuk bersaing dengan layanan AI berbayar lain seperti ChatGPT dan Google Gemini


Kapan Diluncurkan dan Berapa Harganya?


Hingga kini, Meta belum mengumumkan tanggal resmi peluncuran maupun harga layanan berbayar tersebut. Namun, uji coba diperkirakan akan dilakukan bertahap di sejumlah negara dalam beberapa bulan ke depan.


Satu hal yang pasti: media sosial Meta tidak sepenuhnya berbayar, tetapi pengguna yang ingin pengalaman lebih canggih, personal, dan berbasis AI harus siap merogoh kocek.


(T)


#Tekno #Aplikasi 

×
Berita Terbaru Update