Breaking News

Lindungi Pernapasan Anda: Kebiasaan yang Tanpa Disadari Menyebabkan Paru-Paru Basah

Ilustrasi Paru-paru Basah 

Dirgantaraonline,-
Paru-paru basah adalah istilah yang sering digunakan oleh masyarakat awam untuk menggambarkan kondisi penumpukan cairan di paru-paru. Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal sebagai pneumonia, sebuah infeksi paru-paru yang dapat disebabkan oleh virus, bakteri, atau jamur.

Pneumonia merupakan kondisi serius yang memerlukan perhatian medis segera. Beberapa gejala yang dapat menandakan pneumonia antara lain batuk berdahak, demam tinggi, sesak napas, kelelahan, penurunan nafsu makan, mual dan muntah, serta sakit kepala. Gejala-gejala ini sering kali disertai rasa tidak nyaman yang signifikan, membuat penderitanya sulit menjalani aktivitas sehari-hari.

Namun, tahukah Anda bahwa beberapa kebiasaan sehari-hari tanpa disadari dapat meningkatkan risiko terkena pneumonia? Berikut adalah beberapa kebiasaan yang harus diwaspadai:

1. Merokok

Merokok merupakan salah satu penyebab utama kerusakan paru-paru. Asap rokok mengandung berbagai bahan kimia berbahaya yang merusak jaringan paru-paru dan melemahkan sistem pertahanan alami tubuh terhadap patogen. Merokok juga memperburuk kondisi paru-paru dengan cara meningkatkan produksi lendir dan merusak silia, struktur kecil di saluran pernapasan yang berfungsi menyapu keluar partikel asing. Akibatnya, patogen lebih mudah masuk dan menyebabkan infeksi, termasuk pneumonia.

2. Konsumsi Minuman Beralkohol

Minuman beralkohol ternyata juga memiliki dampak negatif pada kesehatan paru-paru. Kondisi yang dikenal sebagai penyakit paru terkait alkohol (alcohol-related lung disease atau ARLD) menggambarkan berbagai masalah paru yang disebabkan oleh konsumsi alkohol berlebihan. Alkohol dapat menyebabkan peradangan dan melemahkan sistem imun tubuh, sehingga paru-paru menjadi lebih rentan terhadap infeksi. Studi yang dilansir oleh Medical News Today menyebutkan bahwa ARLD dapat mencakup pneumonia, menjadikan konsumsi alkohol berlebihan sebagai salah satu penyebab paru-paru basah.

3. Malas Pakai Masker

Pasca pandemi Covid-19, banyak orang yang mulai meninggalkan kebiasaan mengenakan masker. Padahal, masker berperan penting dalam melindungi saluran pernapasan dari polusi dan patogen di udara. Masker bertindak sebagai penghalang fisik yang efektif untuk mencegah masuknya partikel-partikel berbahaya ke dalam paru-paru. Ketika malas memakai masker, terutama di lingkungan yang penuh polusi atau saat flu musiman, risiko terkena infeksi paru-paru meningkat.

Melindungi kesehatan paru-paru adalah langkah penting untuk mencegah pneumonia dan penyakit paru-paru lainnya. Menghindari kebiasaan merokok, mengurangi konsumsi alkohol, dan tetap disiplin menggunakan masker di tempat-tempat yang berisiko tinggi adalah cara-cara sederhana namun efektif untuk menjaga paru-paru tetap sehat. Mari jaga kebiasaan hidup sehat demi kesehatan pernapasan kita.

(Rini)

#Kesehatan #ParuparuBasah #Gayahidup