Mahfud Klaim BIN dan Polisi Telah Indentifikasi Sosok Hacker Bjorka

D'On, Jakarta,- Menkopolhukam Mahfud MD mengklaim Badan Intelijen Negara (BIN) dan Polri sudah mendapatkan gambaran sosok hacker Bjorka. Diketahui, Bjorka mengaku telah membobol dan telah menyebarkan sejumlah data pribadi pejabat, bahkan terkait kasus Munir.


"Sekarang ini memang gambaran pelakunya sudah teridentifikasi dengan baik oleh BIN dan Polri, tetapi belum bisa diumumkan. Gambaran siapa dan di mananya itu kita sudah punya alat untuk melacak itu semua," kata Mahfud di kantornya, Rabu (14/9).

Mahfud juga mengklaim Bjorka tidak mempunyai keahlian membobol yang sungguh-sungguh. Menurutnya, Bjorka hanya ingin memberi tahu kalau pemerintah Indonesia harus hati-hati.

"Kita bisa dibobol dan sebagainya, tetapi sampai saat ini tidak," katanya.

Berdasarkan informasi Hacker Brjorka pada Jumat (9/9) mengklaim telah membocorkan dokumen-dokumen kepresidenan, termasuk surat-surat rahasia dari Badan Intelijen Negara (BIN).

Bjorka mengatakan data berukuran 40 MB itu berisi 679.180 dokumen. Data-data tersebut dirampas per September 2022. Di situsbreached.to, Bjorka mengunggah sejumlah dokumen yang diklaim milik Presiden Jokowi pada periode 2019- 2021.

"Berisi transaksi surat tahun 2019 - 2021 serta dokumen yang dikirimkan kepada Presiden termasuk kumpulan surat yang dikirim oleh Badan Intelijen Negara yang diberi label rahasia," tulisnya di situs tersebut.

Dalam sampel tersebut tampak beberapa judul surat seperti "Surat rahasia kepada Presiden dalam amplop tertutup," "Permohonan Dukungan Sarana dan Prasana," dan "Gladi Bersih dan Pelaksanaan Upacara Bendera pada Peringatan HUT Ke-74 Proklamasi Kemerdekaan RI Tahun 2019.

(mdk/eko)

#Bjorka #Hacker #MahfudMD #Menkopolhukam #Viral

Powered by Blogger.