Diajak Ngamar, PSK Kena Hantam Ulekan Batu di Semarang

D'On, Semarang (Jateng),- Seorang perempuan diduga berprofesi sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK) berinisial SP terpaksa dilarikan ke rumah sakit di Semarang.


Perempuan berusia 39 tahun itu dianiaya menggunakan ulekan batu oleh teman kencannya yang berprofesi sebagai koki saat ngamar di salah satu hotel di Kota Semarang, Rabu (11/5/2022) lalu.

Atas kejadian tersebut SP harus mendapat 25 jahitan dan harus menjalani perawatan di rumah sakit. Saat ini kasus tersebut tengah ditangani Polrestabes Semarang.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar menjelaskan, kasus tersebut berawal saat pelaku berinisial BS (21) bertemu dengan korban di dekat Stasiun Poncol. Dari situ, keduanya sepakat berkencan di hotel dengan tarif Rp 300 ribu.

“Terjadi kesepakatan untuk menggunakan jasa dan transaksi prostitusi,” kata Kapolrestabes seperti dikutip Detik.com, Jumat (13/5/2022).

Ia menjelaskan, saat di kamar hotel itulah, pelaku tiba-tiba mengambil ulekan yang dibawa di tas dan membenturkannya ke kepala korban berkali-kali.

“Pelaku mengambil ulekan batu atau munthu warna hitam dan langsung dipukulkan ke arah korban bertubi tubi sebanyak kurang lebih sembilan kali pukulan,” jelasnya.

Korban yang saat itu tidak berbusana berusaha melarikan diri dengan kepala penuh luka. Di lobi hotel korban bertemu resepsionis dan kemudian dibantu dibawa ke rumah sakit.

“Dengan kondisi luka selanjutnya korban tanpa busana menyelamatkan diri ke bagian resepsionis dan bertemu saksi 1 dan saksi 2, kemudian saksi 1 mengantarkan ke rumah sakit untuk berobat, sedangkan pelaku menyerahkan diri ke pos sekuriti sekitar dan diamankan oleh saksi 2,” jelasnya.

Pelaku kemudian diamankan oleh anggota Reskrim Polrestabes Semarang dan Polsek Semarang Tengah. Sedangkan korban mendapatkan perawatan medis.

“Korban mengalami luka robek di bagian kepala dan dijahit sebanyak 25 jahitan,” tambahnya.


(KV)


#Peristiwa #PSK #Kekerasan #Kriminal

Powered by Blogger.