Aktivis Duga Perlibatan Tokoh Agama Guna Penambangan Desa Wadas

D'On, Purworejo (Jateng),- Sejumlah aktivis lintas agama di Semarang yang tergabung dalam Persaudaraan Lintas Agama (Pelita) menduga adanya penggalangan dukungan dari tokoh agama dan masyarakat untuk memuluskan rencana penambangan di Desa Wadas, Purworejo, Jawa Tengah.


Koordinator Pelita Setyawan Budi mengaku mendapat informasi tokoh agama dan masyarakat di beberapa daerah diminta membuat pernyataan untuk mengajak warga Desa Wadas mengikuti program Pemerintah.

Pernyataan itu berbunyi pembangunan Bendungan Bener bertujuan menyejahterakan masyarakat. Budi mengatakan pernyataan itu direkam dalam bentuk video dan direncanakan akan disebar lewat media sosial.

"Ini sangat kami sayangkan, kalau benar ada upaya membenturkan tokoh agama dan masyarakat ke warga Wadas yang kontra tambang. Apalagi, tokoh agama dan masyarakat tersebut diambil dari daerah di luar Purworejo," ujar Setyawan.

Hal senada disampaikan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jawa Tengah Taslim Syahlan yang juga mendapat informasi yang sama. Ia menilai cara-cara tersebut sangat tidak etis dan justru provokatif.

Taslim pun berharap agar seluruh tokoh agama dan masyarakat tidak mudah terhasut dengan permintaan pihak-pihak tertentu yang ujung-ujungnya berpotensi memecah belah persaudaraan umat dan warga.

"Warga Wadas yang pro dan kontra pasti punya alasan masing-masing yang kita diluar jauh dari mereka tidak perlu ikut campur," kata Taslim.

"Saya berharap tokoh agama dan masyarakat ini juga berani menolak permintaan atau penggalangan seperti itu, tidak perlu takut. Laporkan kepada kami agar bisa ditindaklanjuti," tuturnya.

(dmr/chri)


#savewadas #sengketalahan

Powered by Blogger.