Sekjen PP Dukung Jokowi yang Sentil Polisi soal Sowan ke Ormas

D'On, Jakarta,- Pemuda Pancasila (PP) merespons Presiden Joko Widodo (Jokowi)yang mengaku heran ada sejumlah kapolda hingga kapolres baru dilantik sowan ke pimpinan ormas yang dikenal kerap terlibat keributan.


Sekretaris Jenderal Majelis Pimpinan Nasional PP Arif Rahman mengatakan pihaknya mendukung kritik yang disampaikan Jokowi itu. Pemuda Pancasila, klaim Arif, tidak pernah didatangi kapolda atau kapolres yang baru dilantik.

"Saya sebagai sekjen sangat mendukung sekali apa yang disampaikan oleh Pak Jokowi mengenai adanya kapolda dan kapolres yang sowan ke Ormas yang sering buat keributan, karena menurut saya itu hal yang penting, menyangkut masalah kewibawaan dari Institusi hukum kita, yaitu kepolisian," kata Arif dalam rekaman suara yang diterima, Minggu (5/12).

"Dan itu tidak pernah terjadi di Pemuda Pancasila. Ada Kapolda atau polisi yang sowan ke rumah ketua umum, ke sekretariat pemuda pancasila," ujarnya.

Arif mengklaim selama ini pihaknya justru yang sering bersurat kepada pimpinan kepolisian untuk meminta audiensi dalam menyampaikan perkembangan di daerah masing-masing.

"Itu bisa dibuktikan. Sudah beberapa kita kirim surat kepada kapolri, kepada kapolda untuk audiensi agar ada sinergitas dalam rangka menjaga lingkungan," ujarnya.

Lebih lanjut, Arif mengatakan kepolisian seharusnya memanggil sejumlah ormas yang berada di setiap daerah untuk dilakukan pembinaan dan pemberdayaan dari sisi ekonomi.

Menurutnya, keributan yang kerap terjadi di akar rumput antara ormas berkaitan dengan urusan perut. Dengan adanya pemberdayaan ekonomi, ia menilai keributan-keributan bisa dicegah.

"Karena ini menyangkut masalah hidup, masalah makan besok, makanya terjadi lah keributan ormas di tingkat bawah. Ini yang harus menjadi perhatian kita bersama agar pemerintah sebagai pengayom ormas, melalui mendagri dan juga pihak lainnya termasuk polisi, TNI, ini juga harus memberikan edukasi kepada kami agar kami bisa lebih baik," katanya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengaku heran ada sejumlah kapolda hingga kapolres yang baru dilantik malah sowan ke pimpinan ormas yang dikenal kerap terlibat keributan.

Hal itu Jokowi sampaikan dalam arahannya kepada Kepala Kesatuan Wilayah Polri dan TNI di Bali, Jumat (3/12).

"Saya sudah lama sekali ingin menyampaikan, ada kapolda baru, ada kapolres baru, malah datang kepada sesepuhnya ormas yang sering membuat keributan. Benar ini?" tanya Jokowi kepada peserta acara.

Pertanyaan Jokowi itu tak mendapat respons. Dalam video yang diunggah Sekretariat Presiden di Youtube, usai Jokowi melemparkan pertanyaan tersebut suasana mendadak hening, dan Jokowi juga mengambil jeda sebelum akhirnya melanjutkan arahannya.

Mantan wali kota Solo itu pun mengaku sempat mempertanyakan masalah ini kepada salah satu kapolres.

"Saya tanya ke kapolres. Kenapa bapak melakukan ini? Supaya kotanya kondusif. Tapi apakah cara itu betul? Hati-hati, jangan menggadaikan kewibawaan dengan sowan kepada pelanggar hukum. Banyak ini saya lihat. Saudara-saudara harus memiliki kewibawaan. Polri harus memiliki kewibawaan," ujarnya.


(yoa/fra/cnn)

Powered by Blogger.