Buntut Kritikan Najwa Shihab, Arteri Dahlan Lempar Dugaan Najwa Terlibat Kartu Prakerja


D'On, Jakarta,- Anggota Komisi Hukum DPR Arteria Dahlan meminta Najwa Shihab mengklarifikasi dugaan keterkaitannya dengan Sekolahmu, perusahaan rintisan (star-up) yang mendapatkan proyek Program Kartu Prakerja.

Menurut dia, kakak Najwa, Najelaa Shihab, pejabat teras Sekolahmu.

"Apa benar Sekolahmu yang berada di bawah PT Sekolah Integrasi Digital punya hubungan dengan Najwa?," kata Arteria Dahlan dalam keterangan tertulis hari ini, Rabu, 6 Mei 2020. 

"Serangan" Arteria Dahlan ini membalas kritik terbuka host acara televisi Mata Najwa tersebut  terhadap para anggota DPR yang tetap membahas sejumlah rancangan undang-undang kontroversi di tengah pandemi Covid-19.
Najwa Shihab pun menilai tindakan DPR itu semacam kejar setoran.

Menurut Najwa, DPR seperti tidak menjadikan perang melawan Covid-19 sebagai prioritas. Mestinya, pembahasan sejumlah RUU tersebut ditunda sampai Covid-19 hilang sehingga publik bisa memberikan masukan dalam pembahasan.

Membalas Najwa, Arteria berpendapat sikap kritis Najwa Shihab ibarat peribahasa: semut di ujung lautan terlihat, gajah di pelupuk mata tak tampak.

"Kalau sekadar mencari kesalahan yang engkau pikir menjadi keunggulanmu dengan bertameng "sikap kritis", izinkan kami mulai bersikap kritis dan mulai mengkritisimu," katanya.

Arteria Dahlan lantas mempertanyakan dalam bentuk apa hubungan Najwa Shihab atau Narasi TV dengan Sekolahmu.

Politikus PDIP tersebut mengatakan adakah hubungan kerja komersial yang membuat Najwa atau Narasi TV sebagai benefical owner? 

Menurut Arteria Dahlan, jika memang Najwa Shihab memiliki hubungan dengan Sekolahmu maka dia harus menjelaskan bagaimana Sekolahmu bisa mendapatkan proyek Kartu Prakerja.

"Sekolahmu baru berdiri Oktober 2019."
Arteria Dahlan kemudian membombardir dengan sejumlah pertanyaan: Bagaimana secara hukum dan kepatutan, apakah prudent? Adakah perdagangan pengaruh (trade influence) di sini? Apakah ini dapat dikategorikan suatu kejahatan? Perbuatan pidana? Tindak pidana korupsi?

(mond/tempo)

No comments

Powered by Blogger.