Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Video Bernarasi Pesta Narkoba di Rutan Depok Viral di Medsos, Pihak Rutan Buka Suara

04 أكتوبر 2026 | أكتوبر 04, 2026 WIB Last Updated 2026-10-04T05:58:04Z

Video Bernarasi Pesta Narkoba di Rutan Depok Viral di Medsos, Pihak Rutan Buka Suara



D'On, Depok -  Sebuah video yang beredar luas di media sosial dan dinarasikan sebagai rekaman dugaan pesta narkoba di dalam Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Depok menjadi perhatian publik. Video tersebut memicu pertanyaan mengenai pengawasan dan keamanan di lingkungan pemasyarakatan.


Rekaman itu sebelumnya diunggah oleh akun Instagram @dewanperwakilannetizen.id. Dalam video terlihat sejumlah orang berada di sebuah ruangan dengan kondisi pencahayaan minim. Lampu berkelap-kelip menerangi ruangan, sementara suara musik terdengar cukup keras.


Oleh akun pengunggah, video tersebut dikaitkan dengan Rutan Kelas I Depok dan dinarasikan sebagai aktivitas yang diduga merupakan pesta narkoba di dalam rutan.


Narasi tersebut kemudian memunculkan beragam respons dari masyarakat. Pertanyaan mengenai bagaimana aktivitas semacam itu bisa terjadi di dalam lembaga pemasyarakatan pun bermunculan.


Namun, di tengah derasnya penyebaran informasi di media sosial, kebenaran mengenai lokasi maupun aktivitas yang terekam dalam video tersebut belum dapat dipastikan.


Rutan Depok Lakukan Penelusuran Internal


Untuk memperoleh informasi yang lebih jelas, awak media mendatangi Rutan Kelas I Depok untuk meminta penjelasan langsung dari pihak terkait.


Setelah menunggu sekitar empat jam, awak media belum memperoleh kesempatan untuk melakukan wawancara secara langsung dengan Kepala Rutan Kelas I Depok.


Pihak Rutan Depok kemudian memberikan keterangan secara tertulis mengenai video yang tengah beredar tersebut.


Dalam keterangannya, Rutan Kelas I Depok menyatakan telah mengambil langkah untuk menindaklanjuti informasi yang disampaikan masyarakat melalui media sosial.


Proses tersebut dilakukan melalui investigasi, pendalaman informasi, pengecekan, serta penelusuran secara internal.

 

"Rumah Tahanan Negara Kelas I Depok menindaklanjuti informasi yang disampaikan masyarakat melalui media sosial dengan melakukan investigasi, pendalaman, pengecekan, dan penelusuran secara internal," demikian keterangan Rutan Depok dalam rilis yang diterima media, Sabtu (3/10/2026).


Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pihak rutan belum mengambil kesimpulan terhadap informasi yang beredar. Sebaliknya, verifikasi masih dilakukan untuk mengetahui fakta sebenarnya di balik video tersebut.


Pemeriksaan Masih Berlangsung


Rutan Depok menyampaikan bahwa proses pendalaman dan pemeriksaan internal masih berjalan.


Penelusuran dilakukan untuk memastikan apakah video tersebut memang berkaitan dengan Rutan Kelas I Depok atau tidak, sekaligus mengklarifikasi aktivitas yang terlihat dalam rekaman.


Langkah verifikasi menjadi penting mengingat informasi yang beredar di media sosial dapat dengan cepat menyebar dan menimbulkan persepsi publik sebelum fakta sebenarnya diketahui.


Hingga proses pemeriksaan berlangsung, pihak Rutan Depok belum memberikan pernyataan yang memastikan bahwa video tersebut benar-benar direkam di dalam lingkungan Rutan Kelas I Depok.


Begitu pula dengan narasi mengenai adanya pesta narkoba. Sampai saat ini belum terdapat keterangan resmi maupun bukti yang memastikan bahwa aktivitas dalam video tersebut merupakan pesta narkoba seperti yang dinarasikan oleh akun media sosial pengunggah.


Dengan demikian, dugaan tersebut masih berada dalam tahap penelusuran dan belum dapat dinyatakan sebagai fakta.


Pengawasan Keamanan dan Ketertiban Terus Dilakukan


Selain melakukan pemeriksaan terhadap informasi yang beredar, Rutan Depok menegaskan bahwa pengawasan terhadap pelaksanaan tugas, pelayanan, keamanan, dan ketertiban di lingkungan rutan terus dilakukan.


Pengawasan tersebut disebut menjadi bagian dari proses verifikasi sekaligus evaluasi internal.


Rutan Depok juga menegaskan komitmennya terhadap program zero halinar, yaitu upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bebas dari handphone, pungutan liar, dan narkoba.


Komitmen tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga integritas serta keamanan lingkungan pemasyarakatan.


Pihak rutan menyatakan pengawasan dan evaluasi dilakukan secara berkala di berbagai lini. Tujuannya tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memastikan seluruh pelayanan serta pelaksanaan tugas berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


Masyarakat Diminta Gunakan Saluran Resmi


Di tengah viralnya video tersebut, Rutan Depok juga membuka ruang bagi masyarakat yang memiliki informasi, laporan, maupun masukan untuk menyampaikannya melalui saluran resmi.


Setiap informasi yang diterima, menurut pihak rutan, akan ditindaklanjuti berdasarkan mekanisme dan ketentuan yang berlaku.


Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memastikan setiap informasi yang masuk dapat diperiksa secara objektif, termasuk informasi yang sebelumnya beredar melalui media sosial.


Belum Ada Kepastian Video Direkam di Rutan Depok


Sampai saat ini, satu hal yang perlu digarisbawahi adalah belum adanya keterangan resmi yang memastikan lokasi dalam video tersebut merupakan Rutan Kelas I Depok.


Identitas orang-orang yang terlihat dalam rekaman juga belum diketahui secara resmi. Demikian pula, belum ada bukti yang memastikan aktivitas yang terekam merupakan kegiatan pesta narkoba.


Karena itu, narasi yang menyebut video tersebut sebagai bukti adanya pesta narkoba di Rutan Depok masih perlu dibuktikan melalui proses pemeriksaan dan verifikasi.


Pihak Rutan Depok sendiri telah menyatakan bahwa investigasi, pendalaman, pengecekan, dan penelusuran internal masih dilakukan.


Perkembangan hasil pemeriksaan tersebut nantinya diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai asal-usul video, lokasi pengambilan gambar, pihak-pihak yang terlibat, serta aktivitas sebenarnya yang berlangsung dalam rekaman.


Untuk sementara, video yang viral tersebut masih menjadi informasi yang sedang diverifikasi.


Publik pun diharapkan tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum hasil penelusuran resmi disampaikan oleh pihak berwenang.


Dengan demikian, dugaan pesta narkoba di Rutan Kelas I Depok sebagaimana narasi yang beredar di media sosial belum terkonfirmasi dan masih menunggu hasil investigasi internal.


(B1)


#Viral #Peristiwa #RutanDepok

×
Berita Terbaru Update