Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Perkuat Generasi Qurani, Wawako Padang Pastikan Program 3T Smart Surau Berjalan Efektif: Targetkan Lulusan SMP Pahami dan Amalkan Alquran

01 أغسطس 2026 | أغسطس 01, 2026 WIB Last Updated 2026-08-01T11:56:07Z

Perkuat Generasi Qurani, Wawako Padang Pastikan Program 3T Smart Surau Berjalan Efektif: Targetkan Lulusan SMP Pahami dan Amalkan Alquran



D'On, PadangPemerintah Kota Padang terus memperkuat upaya membangun karakter generasi muda melalui pendidikan keagamaan berbasis masjid. Salah satu langkah nyata yang kini menjadi perhatian serius adalah pelaksanaan Program 3T (Tahsin, Tafsir, dan Tahfiz) sebagai bagian dari aktivasi Program Unggulan (Progul) Smart Surau.


Komitmen tersebut terlihat saat Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, melakukan monitoring langsung pelaksanaan Program 3T di Masjid Al Marhamah, Jalan Ujung Gurun No.53, Kelurahan Ujung Gurun, Kecamatan Padang Barat, Jumat (31/7/2026). Kunjungan ini bertujuan memastikan program berjalan sesuai harapan sekaligus memberikan motivasi kepada para peserta agar semakin mencintai Alquran.


Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Camat Padang Barat Diko Riva Utama, pengurus Masjid Al Marhamah, pengelola Ta'limul Qur'an lil Aulad (TQA) dan Madrasah Diniyah Takmiliyah Wustha (MDTW), sekitar 60 pelajar SMP sederajat peserta Program 3T, serta tokoh masyarakat setempat.


Dalam pemantauannya, Maigus menyaksikan secara langsung proses pembelajaran yang berlangsung di lingkungan masjid. Para pelajar mengikuti kegiatan mulai dari tahsin untuk memperbaiki bacaan Alquran, tafsir guna memahami kandungan ayat, hingga tahfiz sebagai upaya menambah hafalan. Seluruh rangkaian pembelajaran dirancang agar peserta tidak hanya memiliki kemampuan membaca Alquran dengan baik, tetapi juga memahami makna dan mengimplementasikan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.


Menurut Maigus Nasir, Program 3T merupakan penyempurnaan kurikulum TQA dan MDTW yang selama ini telah berjalan di berbagai masjid dan musala di Kota Padang. Melalui inovasi tersebut, Pemerintah Kota Padang ingin menghadirkan pembelajaran Alquran yang lebih komprehensif sehingga mampu membentuk generasi Qurani yang berakhlak mulia.


"Program 3T merupakan salah satu dari empat aktivasi Smart Surau. Melalui program ini, kami ingin pelajar SMP sederajat tidak berhenti setelah khatam, tetapi terus membaca, memahami, dan menghafal Alquran," ujar Maigus.


Ia menegaskan, keberhasilan pendidikan Alquran tidak cukup diukur dari kemampuan membaca semata. Lebih dari itu, peserta didik harus mampu memahami isi kandungan Alquran dan menjadikannya pedoman dalam kehidupan.


"Target kita, anak-anak tamat SMP tidak hanya benar membaca Alquran, tetapi juga memahami minimal Juz Amma dan mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Inilah investasi terbaik untuk membangun karakter generasi emas di masa depan," katanya.


Program 3T sendiri mulai diterapkan secara serentak sejak 16 Juli 2026. Pelaksanaannya dijadwalkan setiap Kamis, Jumat, dan Sabtu malam di seluruh masjid maupun musala yang memiliki TQA atau MDTW. Kegiatan diawali dengan Salat Magrib berjamaah, dilanjutkan pembelajaran hingga selesai Salat Isya.


Pola pembelajaran tersebut diharapkan mampu membiasakan para pelajar untuk memakmurkan masjid sekaligus menjadikan rumah ibadah sebagai pusat pembinaan karakter, pendidikan agama, dan pembentukan akhlak generasi muda.


Dalam kesempatan itu, Maigus juga mengingatkan bahwa keberhasilan Program 3T tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah atau tenaga pendidik. Peran keluarga dan lingkungan memiliki posisi yang sangat menentukan dalam menjaga semangat belajar anak-anak.


"Keberhasilan pembinaan karakter tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan dukungan keluarga dan lingkungan pendidikan agar anak-anak tetap dekat dengan masjid dan Alquran," tegasnya.


Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, sekolah, orang tua, pengurus masjid, dan masyarakat menjadi fondasi utama agar Program Smart Surau benar-benar mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara spiritual dan moral.


Di sela-sela kegiatan monitoring, Maigus Nasir juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyosialisasikan rangkaian Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 yang akan berlangsung pada 6 hingga 10 Agustus 2026. Ia mengajak seluruh masyarakat ikut menyukseskan perayaan yang tahun ini mengusung tema "Taste of Padang Experience 2026: Road to Gastronomy City."


Menurutnya, HJK bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum strategis untuk memperkenalkan potensi Kota Padang kepada dunia, mulai dari sektor pariwisata, budaya, kuliner hingga produk-produk UMKM lokal.


"Mari kita sukseskan Hari Jadi Kota Padang ke-357. Momentum ini bukan hanya perayaan tahunan, tetapi juga ajang mempromosikan pariwisata, budaya, kuliner, serta produk UMKM agar Kota Padang semakin maju dan dikenal di tingkat nasional maupun internasional," ajaknya.


Melalui penguatan Program 3T sebagai bagian dari Smart Surau, Pemerintah Kota Padang menunjukkan komitmennya membangun sumber daya manusia yang unggul tidak hanya dari aspek intelektual, tetapi juga spiritual. Program ini diharapkan menjadi pondasi lahirnya generasi muda yang mencintai Alquran, berakhlak mulia, serta siap menjadi penerus pembangunan Kota Padang di masa depan.


(Mond)


#Daerah #Padang #Daerah

×
Berita Terbaru Update