Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Hujan Deras Picu Kekeruhan Sumber Air, Distribusi Air Perumda AM Kota Padang Berpotensi Terganggu

13 مايو 2026 | مايو 13, 2026 WIB Last Updated 2026-05-13T08:55:59Z

Hujan Deras Picu Kekeruhan Sumber Air, Distribusi Air Perumda AM Kota Padang Berpotensi Terganggu



D'On, Padang — Intensitas hujan yang mengguyur hampir seluruh wilayah Kota Padang sejak Rabu (13/5/2026), memicu meluapnya sejumlah sumber air baku milik Perumda Air Minum (AM) Kota Padang. Kondisi tersebut menyebabkan tingkat kekeruhan air meningkat drastis sehingga berdampak terhadap proses produksi hingga pendistribusian air bersih kepada pelanggan.


Melalui informasi resmi yang disampaikan kepada masyarakat, Perumda AM Kota Padang mengimbau pelanggan untuk segera menampung air sebagai cadangan karena gangguan pengaliran dapat terjadi sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.


Pantauan di sejumlah sumber intake menunjukkan debit air meningkat tajam disertai material lumpur, pasir dan kayu yang terbawa arus akibat tingginya curah hujan di kawasan hulu. Situasi ini membuat instalasi pengolahan air bekerja ekstra untuk menjaga kualitas air agar tetap aman dan layak disalurkan kepada masyarakat.


Kasubag Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, mengatakan kondisi cuaca ekstrem yang terjadi saat ini menjadi tantangan serius bagi proses pengolahan air bersih, terutama ketika tingkat kekeruhan air baku melonjak dalam waktu singkat.


“Curah hujan yang sangat tinggi menyebabkan sumber air baku meluap dan keruh. Dalam kondisi seperti ini, proses produksi air tidak bisa dipaksakan normal karena kami harus memastikan kualitas air yang didistribusikan tetap memenuhi standar,” ujar Adhie Zein.


Menurutnya, peningkatan kekeruhan air baku tidak hanya mempengaruhi kapasitas produksi, namun juga berpotensi mengganggu tekanan distribusi ke pelanggan di sejumlah wilayah pelayanan, terutama daerah yang berada di ujung jaringan dan kawasan dengan elevasi tinggi.


Ia menegaskan, petugas di lapangan terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi intake, instalasi pengolahan hingga jaringan distribusi guna meminimalisir dampak gangguan kepada pelanggan.


“Kami memahami kebutuhan air masyarakat sangat vital. Karena itu seluruh tim teknis tetap siaga melakukan pengawasan dan penanganan cepat di lapangan. Namun masyarakat juga perlu memahami bahwa faktor cuaca ekstrem menjadi variabel yang sangat mempengaruhi stabilitas produksi air,” katanya.


Adhie juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan. Selain berdampak pada distribusi air bersih, hujan berintensitas tinggi juga berpotensi memicu banjir, longsor, pohon tumbang hingga gangguan aktivitas masyarakat.


“Kami mengimbau pelanggan untuk bijak menggunakan air dan segera menyiapkan cadangan air secukupnya. Jangan menunggu air mati total baru melakukan antisipasi. Dalam situasi cuaca seperti sekarang, kesiapsiagaan masyarakat menjadi sangat penting,” tegasnya.


Ia menambahkan, Perumda AM Kota Padang akan terus menyampaikan perkembangan kondisi sumber air dan distribusi kepada masyarakat melalui kanal informasi resmi perusahaan agar pelanggan memperoleh informasi yang cepat dan akurat.


Di tengah tingginya curah hujan yang melanda Kota Padang, masyarakat diimbau tetap waspada, mengurangi aktivitas di daerah rawan bencana serta terus memantau informasi cuaca dan kondisi lingkungan sekitar demi keselamatan bersama.


(Mond)


#PerumdaAirMinum #Padang #Daerah

×
Berita Terbaru Update