-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Geger Sepak Bola Asia! Seluruh Komite Eksekutif FAM Mundur Massal, Skandal Naturalisasi Guncang Malaysia hingga Terancam Diskualifikasi

28 يناير 2026 | يناير 28, 2026 WIB Last Updated 2026-01-28T10:47:50Z

Kantor Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM).



D'On, Kuala Lumpur - Jagat sepak bola Asia diguncang skandal besar. Asosiasi Sepak Bola Malaysia (Football Association of Malaysia/FAM) secara mengejutkan mengumumkan pengunduran diri massal seluruh anggota Komite Eksekutif (Eksko) periode 2025–2029, Rabu (28/1/2026).


Langkah ekstrem ini diambil di tengah badai krisis tata kelola yang kini menyeret Malaysia ke jurang sanksi berat FIFA dan AFC.


Pengunduran diri kolektif tersebut disebut sebagai upaya penyelamatan terakhir demi menjaga reputasi FAM agar tidak semakin terpuruk di mata federasi sepak bola dunia.


Akar Masalah: Skandal 7 Pemain Naturalisasi


Krisis ini bermula dari putusan Komite Disiplin FIFA yang menyatakan tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia bersalah melakukan pemalsuan dokumen. Pelanggaran ini dikategorikan sebagai pelanggaran berat dan sistemik, bukan sekadar kesalahan administratif biasa.


Ketujuh pemain yang terseret skandal tersebut adalah:

  • Joao Figueiredo
  • Rodrigo Holgado
  • Gabriel Palmero
  • Imanol Machuca
  • Facundo Garces
  • Jon Irazabal
  • Hector Hevel


Mereka terbukti tidak memenuhi persyaratan sah untuk membela Timnas Malaysia, namun tetap diturunkan dalam sejumlah pertandingan internasional.


Sanksi FIFA: Denda Fantastis & Larangan Bermain


Akibat pelanggaran tersebut, FIFA menjatuhkan hukuman keras:

  • Denda 350.000 franc Swiss (sekitar Rp 6,3 miliar)
  • Larangan bermain selama 12 bulan bagi seluruh pemain yang terlibat


Tak berhenti di situ, Timnas Malaysia juga dinyatakan kalah 0-3 dalam beberapa laga persahabatan yang telah dijalani para pemain bermasalah tersebut.


Namun, ancaman terbesar justru mengintai di level yang lebih krusial.


Ancaman Diskualifikasi dari Kualifikasi Piala Asia 2027


Masalah ini berpotensi berdampak fatal terhadap kualifikasi Piala Asia 2027. Pasalnya, para pemain ilegal tersebut sempat tampil saat Malaysia meraih kemenangan penting atas Nepal dan Vietnam.


Saat ini, AFC masih menunggu hasil banding akhir sebelum menjatuhkan vonis final. Opsi sanksi yang mengemuka antara lain:

  • Kekalahan 0-3 di laga kualifikasi
  • Pengurangan poin
  • Hingga diskualifikasi total Malaysia dari Piala Asia 2027


Jika skenario terburuk terjadi, mimpi Malaysia tampil di ajang kontinental bisa sirna seketika.


Eksko Mengundurkan Diri: Mengakui Tanggung Jawab


Dalam pernyataan resminya, FAM menegaskan bahwa mundurnya seluruh Komite Eksekutif merupakan bentuk akuntabilitas moral dan institusional.

 

“Pengunduran diri ini bertujuan untuk menciptakan ruang bagi FIFA dan AFC agar dapat menilai masalah administratif ini secara independen dan tanpa konflik kepentingan,” tulis FAM di laman resminya.


Padahal, para pengurus tersebut baru menjabat sekitar 11 bulan dari total masa jabatan empat tahun. Namun tekanan internasional dan ancaman sanksi yang membayangi membuat mereka memilih angkat kaki.


Harapan Terakhir: CAS


Kini, Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) menjadi satu-satunya harapan FAM setelah dua kali banding di tingkat FIFA ditolak.
Meski CAS mengizinkan para pemain tetap bermain di level klub selama proses banding berlangsung, FIFA tetap memegang hak prerogatif penuh untuk membekukan keanggotaan Malaysia sewaktu-waktu.


Jika Disuspensi, Dampaknya Bisa Melumpuhkan Sepak Bola Malaysia


Suspensi FIFA akan menjadi kiamat bagi sepak bola Malaysia, dengan konsekuensi:

  • Timnas dan klub dilarang tampil di kompetisi internasional
  • Dana bantuan FIFA dibekukan, termasuk program pengembangan usia muda
  • Program sepak bola wanita dan grassroots terancam berhenti total


Restrukturisasi Total di Depan Mata


Dalam waktu dekat, FAM dijadwalkan menggelar pemilihan kepengurusan baru guna melakukan restrukturisasi menyeluruh dan memulihkan kepercayaan FIFA, AFC, serta publik sepak bola.


Skandal ini menjadi peringatan keras bagi federasi sepak bola Asia, bahwa ambisi prestasi instan melalui jalur naturalisasi tanpa tata kelola yang bersih justru bisa berujung petaka.


Sepak bola Malaysia kini berada di persimpangan sejarah: bangkit dengan reformasi total, atau tenggelam oleh sanksi global.


(B1)


#FAMMalaysia #Sepakbola #Olahraga

×
Berita Terbaru Update