-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Dua Debt Collector Dikeroyok Brutal: Diseret, Dihajar Bertubi-tubi, Satu Tewas Seketika

12 ديسمبر 2025 | ديسمبر 12, 2025 WIB Last Updated 2025-12-12T02:11:53Z

Mata Elang Dikeroyok saat Hentikan Pemotor di Kalibata (AntaraNews)

D'On, Jakarta —
Sebuah insiden pengeroyokan brutal mengguncang kawasan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis sore (11/12/2025). Dua pria yang diketahui berprofesi sebagai debt collector diserang secara membabi-buta oleh sekelompok orang tak dikenal setelah sempat menghentikan seorang pengendara motor. Salah satu korban tewas mengenaskan di lokasi, sementara rekannya kritis dengan luka serius.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB itu berlangsung cepat, liar, dan nyaris tanpa bisa dicegah. Kawasan parkir TMP Kalibata yang biasanya ramai lalu-lalang peziarah mendadak berubah menjadi arena pengeroyokan yang menghentak perhatian warga sekitar.

Kronologi: Baru Menghentikan Motor, Tiba-Tiba Massa Turun dari Mobil

Kapolsek Pancoran Kompol Mansur menjelaskan bahwa semuanya bermula dari tindakan dua debt collector yang memberhentikan seorang pengendara sepeda motor.

Beberapa detik setelah motor berhenti, sebuah mobil yang berada di belakang mereka mendadak menepi. Tanpa kata-kata, 4–5 orang penumpangnya turun dan langsung menyerbu kedua matel itu.

“Menurut keterangan saksi, baru diberhentikan saja, tiba-tiba pengguna jalan lain keluar dari mobil dan langsung mengeroyok. Cepat sekali, sporadis,” ungkap Mansur.

Serangan datang dari berbagai arah pukulan, tendangan, hantaman benda tumpul semua dilakukan dalam tempo cepat. Kedua debt collector yang tak siap menghadapi serangan mendadak itu langsung ambruk.

Diseret dalam Kondisi Bersimbah Darah

Setelah roboh, kedua korban disebut diseret ke pinggir jalan oleh para pelaku. Darah mengalir dari tubuh mereka, membuat warga sekitar tak berani mendekat.

“Dua-duanya itu matel. Tiba-tiba datanglah mobil, pengendara mobil turun dan ikut mukulin. Sporadis sekali. Setelah jatuh, mereka diseret ke pinggir,” ujar Kapolsek.

Saksi mata yang sempat melihat kejadian itu mengatakan, pelaku memukul tanpa ragu seolah memiliki kemarahan yang sudah memuncak sejak lama. Namun motif sejati mereka masih misteri.

Pelaku Kabur dalam Hitungan Detik

Saat polisi tiba, para pelaku sudah tidak terlihat. Mereka kabur menggunakan mobil yang tadi mereka tumpangi. Pengendara motor yang sempat dihentikan dua debt collector itu pun ikut lenyap.

“Yang mukul langsung kabur, cepat sekali. Kurang lebih empat sampai lima orang. Pemotor juga kabur, tidak ada di TKP,” kata Mansur.

Di lokasi, polisi hanya menemukan kedua korban tergeletak dalam kondisi mengenaskan. Satu di antaranya sudah tidak bernyawa. Rekannya dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis.

Motif Masih Gelap: Pembelaan Diri atau Aksi Balasan?

Hingga kini, penyidik belum dapat memastikan apakah pengeroyokan itu merupakan:

  • aksi spontan karena warga melihat praktik penyetopan yang dianggap meresahkan,
  • aksi balasan dari kelompok tertentu,
  • atau motif lain yang lebih kompleks.

Polisi juga tengah memburu pengendara motor yang menjadi pemicu awal insiden. Hilangnya figur kunci itu membuat penyelidikan menjadi lebih rumit.

“Sementara masih dalam penyelidikan. Kejadiannya terlalu cepat, saksi tidak tahu pasti apa pemicunya,” tegas Kapolsek.

Aroma Konflik Jalanan

Kalibata bukan pertama kali menjadi lokasi gesekan antara debt collector dan pengguna jalan. Keberadaan matel sering memicu insiden karena metode penagihan yang dianggap agresif. Namun sejauh ini, belum ada bukti bahwa kasus kemarin terkait konflik berkepanjangan.

Yang jelas, pola serangannya menunjukkan koordinasi, bukan sekadar emosi sesaat: mobil berhenti, pelaku turun bersamaan, pengeroyokan berlangsung cepat, lalu kabur teratur.

Polisi Kumpulkan Rekaman CCTV

Polsek Pancoran dan Polres Metro Jakarta Selatan kini mengumpulkan rekaman CCTV dari:

  • area parkir TMP Kalibata,
  • pintu masuk kawasan,
  • kamera di jalan-jalan sekitar.

CCTV menjadi kunci untuk mengungkap identitas pelaku dan memastikan jalur kaburnya.

Kasus Mengerikan yang Menggambarkan Potensi Konflik di Jalan Raya

Peristiwa ini kembali menunjukkan betapa cepatnya situasi di jalan raya dapat berubah menjadi kekerasan ekstrem. Dalam hitungan detik, dua orang bisa berubah dari pihak yang melakukan penyetopan menjadi korban pengeroyokan brutal.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak main hakim sendiri serta meminta siapa pun yang mengetahui kejadian tersebut untuk memberikan informasi.

(L6)

#Peristiwa #Pengeroyokan #DebtCollector #MataElang

×
Berita Terbaru Update