
Pj Sekda Kabupaten Dharmasraya Lepas Bantuan 2 Ton Rendang ke Lokasi Terdampak Bencana Sumatera Barat
D'On, DHARMASRAYA — Saat sebagian besar warga terlelap di rumah masing-masing, sebuah misi kemanusiaan justru dimulai di Kabupaten Dharmasraya. Rabu malam (24/12/2025), di bawah langit malam yang tenang, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Dharmasraya, Drs. Jasman Dt. Bandaro Bendang, M.M., secara resmi melepas tiga tim pengantar bantuan dua ton rendang untuk masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Agam, serta Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.
Bantuan itu bukan sekadar makanan. Ia adalah simbol empati, solidaritas, dan ikatan batin sesama anak negeri yang sedang diuji oleh alam.
Rendang makanan khas Minangkabau yang lahir dari kesabaran dan ketelatenan—dipilih bukan tanpa makna. Dalam kondisi darurat, rendang memiliki daya tahan lama, bernutrisi tinggi, dan mampu menjadi penguat tenaga bagi warga yang tengah bertahan di pengungsian. Di balik setiap potongannya, tersimpan doa agar luka-luka akibat bencana bisa perlahan pulih.
Satu Komando, Satu Kepedulian
Tiga tim yang diberangkatkan terdiri dari unsur pimpinan perangkat daerah Kabupaten Dharmasraya. Mereka adalah Nofriadi Roni Puska selaku Asisten Administrasi Umum, Martin Efendi Kepala Dinas Sosial P3APPKB, Alfiandri Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan, serta Yosta Defina Kepala Dinas Kesehatan, bersama personel pendukung lainnya.
Masing-masing tim menempuh jalur darat dengan rute berbeda menuju daerah tujuan. Penugasan ini merupakan tindak lanjut langsung dari instruksi Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, yang menekankan agar bantuan disalurkan tepat sasaran, cepat, dan bermartabat.
Dalam arahannya sebelum keberangkatan, Penjabat Sekda Jasman Dt. Bandaro Bendang menyampaikan pesan tegas namun sarat makna kemanusiaan dari Bupati Dharmasraya.
“Ini bukan sekadar tugas pemerintahan, ini tugas nurani. Jaga nama baik daerah, jaga kekompakan, jaga kesehatan, dan bekerja dalam satu komando. Jangan ada yang bergerak sendiri-sendiri,” pesannya.
Ia juga mengingatkan agar bantuan diserahkan langsung kepada pihak yang berhak, tanpa singgah atau distribusi di luar titik yang telah ditentukan.
“Pastikan rendang ini sampai ke tangan saudara-saudara kita yang benar-benar membutuhkan. Jaga marwah Kabupaten Dharmasraya selama berada di daerah lain,” tegas Jasman.
Menguatkan Sesama di Tengah Duka
Bencana yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat dan sekitarnya telah meninggalkan luka mendalam. Rumah-rumah rusak, mata pencaharian terhenti, dan banyak keluarga harus bertahan di pengungsian dengan keterbatasan. Dalam situasi itulah, kehadiran bantuan—sekecil apa pun—menjadi penguat batin.
Bagi para korban, rendang dari Dharmasraya bukan hanya pengganjal perut. Ia menjadi pesan sunyi bahwa mereka tidak sendiri. Ada saudara jauh yang memikirkan, mendoakan, dan bergerak untuk mereka.
Pemerintah Kabupaten Dharmasraya berharap, bantuan dua ton rendang ini dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat terdampak bencana sekaligus memperkuat semangat kebersamaan antar daerah di Sumatera.
Di tengah bencana, solidaritas menjadi energi paling berharga. Dan dari Dharmasraya malam itu, energi itu berangkat menyusuri jalan panjang menuju ranah yang tengah berjuang untuk bangkit kembali.
(Papa Juan)
#BanjirSumbar #KabupatenDharmasraya #SumateraBarat #BencanaAlam