Kronologi Polisi dan Anggota TNI Baku Hantam Rebutan Polwan, Damai Setelah Komandan Turun Tangan

D'On, Fakfak (Papua),- Anggota Polres Fakfak serta TNI terlibat baku hantam. Hal tersebut dipicu lantaran keduanya berebut atensi seorang polwan.

Momen tersebut sontak menjadi perhatian warga di sekitar lokasi insiden. Lantaran insiden itu, sang komandan turun tangan.

Seperti apa cerita selengkapnya? Simak ulasannya berikut ini.


Polisi dan Anggota TNI Baku Hantam

Insiden tersebut bermula saat salah satu polisi anggota Polres Fakfak Bripda Billy melancarkan aksi. Bripda Billy disebut melakukan aksi pemukulan terhadap salah satu anggota Korem 182/JO, Serda Gilbert Bryant Fele.
Mendapat pukulan yang mendarat, Serda Gilbert tak tinggal diam. Anggota TNI tersebut turut melancarkan aksi lantaran emosi.

"Berawal dari pemukulan yang dilakukan oleh Bripda Billy terhadap anggota TNI atas nama Serda Gilbert Bryant Fele," demikian keterangan di akun instagram jktnewss.

Seketika, terjadi baku hantam di tengah jalan tepatnya di hadapan sejumlah warga. Sontak saja, aksi keduanya menjadi sorotan. Insiden pemukulan tersebut berlangsung di Fakfak, Papua Barat.

Momen tersebut diabadikan salah satu warga saat di lokasi kejadian dan diunggah ke media sosial. video tersebut kemudian menjadi viral. Akun Instagram @jktnewss pun turut membagikan momen emosional dari kedua belah pihak.

Dipicu Rebutan Polwan

Aksi baku hantam tersebut diawali dari reaksi Bripda Billy yang panas melihat aksi Serda Gilbert di kantor dinas.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Serda Gilbert nampak mendatangi polwan bernama Serda Theresia, sosok wanita yang telah lama disukai Bripda Billy.

Lantaran hal tersebut, Bripda Billy naik darah. Dia tak terima jika polwan tersebut didekati oleh Serda Gilbert.

"Pemukulan tersebut dipicu permasalahan perempuan yakni, Polwan Bripda Theresia," tulis keterangan akun jktnewss.

Ajak Rekan, Polisi Adang Anggota TNI

Kemarahan Serda Billy berujung tindakan. Tak mau sang pujaan hati mendapat perhatian dari pria lain, Bripda Billy berniat melancarkan aksi.

Kepada sejumlah rekan, Bripda Billy mengungkapkan niatannya mengadang Serda Gilbert. Gayung bersambut, niatan Bripda Billy mendapat dukungan.

Alhasil, sejumlah anggota Polres Fakfak turun tangan. Para polisi tersebut menerima ajakan Bripda Billy untuk beraksi

Bripda Billy beserta rekan-rekannya lantas melancarkan niatan awalnya, mengadang Serda Gilbert. Baku hantam pun tak terhindarkan di antara kedua belah pihak demi merebut perhatian Bripda Theresia.

Komandan Turun Tangan

Buntut dari perkara tersebut, sang komandan dari satuan TNI turun tangan. Insiden tersebut turut dikonfirmasi kebenarannya oleh Kapendam XVIII Kasuari Letkol TNI Batara Alex Bulo.

Melansir dari kanal YouTube Liputan6, Alex memaparkan penyebab dari baku hantam yang melibatkan anggota Polres Fakfak dengan salah satu anak buahnya tersebut.

Alex lebih jauh menyebut, aksi pemukulan tersebut diawali dari Bripda Billy yang tersulut emosi. Bripda Billy diketahui telah lebih dulu menyukai sosok polwan yang didekati Serda Gilbert.

"Bripda Billy memukul Serda Gilbert karena Bripda Billy ini suka kepada Bripda Theresia. Itu hasil investigasi kita di lapangan," ujar Alex, demikian dikutip dari keterangan video.

Berakhir Damai

Menurut informasi yang dihimpun, proses investigasi serta koordinasi dari kedua satuan tersebut telah dilakukan.

Permasalahan yang menyebabkan adu jotos Serda Gilbert dan Bripda Billy dianggap telah selesai. Hal tersebut secara jelas dan tegas disampaikan Alex.

"Permasalahan sudah selesai, dianggap sudah selesai," tukasnya.

(mdk/mta)

#BakuHantamTNIPolri #Peristiwa #TNI #Polri

Powered by Blogger.