Andre Rosiade, Gerindra dan Islam

Senin 9 Mei 2022 kemarin, terjadi sedikit kehebohan di Sumbar, di samping mencuatnya soal mahalnya makanan di Marawa Beach Club di Kota Padang. Tak lain tak bukan, karena ulama besar Sumbar Buya H Mas’oed Abidin Ja’far menyatakan mendukung Anggota DPR RI asal Sumbar Andre Rosiade menjadi Gubernur Sumbar 2024. Catat, bukan calon, tapi Gubernur.

Agak aneh memang, entah mengapa tiba-tiba Buya yang sangat kondang dan diakui ketokohannya, baik dalam ilmu agama dan adat itu menyatakan mendukung. Apalagi, setelah beritanya beredar, videonya juga tersebar di berbagai media sosial. Artinya, itu bukanlah “olahan” atau mainan media, tapi benar-benar ada videonya – bukti otentik pastinya.


Sedikit mengulas apa yang disampaikan mantan pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumbar itu, berbicara soal tua dan muda. Dia menyebut, Andre adalah orang muda yang telah berbuat, dan layak dipercaya menjadi Gubernur Sumbar. Padahal, Gubernur saat ini masih satu periode, meski memang tak bisa dikatakan muda – lebih cocok disebut tua.

Terlepas dari dukungan penuh Buya Mas’oed Abidin, dalam jejak digitalnya Andre Rosiade punya catatan yang baik terhadap perjuangan agama, bahkan juga Gerindra Sumbar yang dikomandoinya sebagai ketua. Tak heran, di Sumbar dia kerap berkolaborasi dengan Ustaz Jel Fatullah, Elvi Syam dan lain-lainnya. Beragam berita bisa kita dapatkan dari media terkait kegiatan mereka.

Kalau di pusat, para ustaz-ustaz kondang pun kerap bersama Andre Rosiade dalam berbagai momen. Seperti Syafiq Basalamah, Khalid Basalamah, Babe Haikal Hasan, Deri Sulaiman sampai Subhan Bawazier. Andre dan keluarga pun sepertinya kerap atau rutin mengikuti kajian-kajian dari para ustaz itu. Begitu benar dia bersama para ulama sepertinya. Bahkan, dari informasi yang tersebar,  Andre turut menghadiri kunjungan Ustaz Syafiq Basalamah ke Sumbar 17-21 Februari 2022 lalu.

Sebagai anggota DPR RI, Andre Rosiade mungkin dapat dikatakan wakil rakyat yang sangat peduli terhadap keagamaan, baik itu rumah ibadah, sekolah agama, sampai acara-aca keagamaan. Lebih dari 50 persen bantuan yang diberikan Andre Rosiade, ataupun melalui kebijakan dan kewenangannya diberikan untuk pendukung dakwah atau syiar agama.

Kita bisa menyebut, Andre Rosiade memiliki komitmen yang kuat dengan ulama dan umat. Ibarat kata, meski tak berceramah, Andre Rosiade bermanfaat bagi umat. Kinerjanya nyata. Dari cerita orang dekatnya, Andre sering mengikuti daurah keluarga untuk meningkatkan ilmu agamanya. Mengaji mendalami ilmu agama bersama. Juga hadir dalam kajian-kajian ustaz di berbagai daerah di Pulau Jawa.

Ramadhan lalu, Andre dan anak-anak lelakinya juga tertangkap mata oleh beberapa jamaah melakukan iktikaf di masjid. Memang, fotonya tak tersebar karena bukan untuk pencitraan di media sosial. Mungkin itulah yang sebenarnya, apa yang dilihat dalam kehidupan sehari-hari, meski tidak ditampilkan di medsos, adalah sebuah kebenaran.

Meski Gerindra bukan partai yang berbasis agama, di tangan Andre, Gerindra Sumatera Barat sudah seperti Gerindra “Syariah.” Hal itu terlihat dari kegiatan ulang tahun ke-14 Gerindra selama Februari-April 2022 lalu yang benar-benar bernuansa islami. Kegiatan lomba tahfiz, dai cilik dan lainnya mewarnai acara ulang tahun.

Selama Ramadhan kemarin, Gerindra terlihat mengadakan buka bersama dengan anak yatim dan berbagi santunan. Tim DPD Gerindra juga mengadakan Safari Ramadhan di berbagai titik, sembari berbagi santunan jelang Lebaran.

Sudahlah, susah pula kalau dikaji benar peranan seseorang terhadap agama ini. Takut ada yang merasa tersaingi, tersinggung atau lainnya. Cukup sajalah kita tahu, Andre Rosiade ini wakil rakyat yang peduli dengan Islam. 

Langkah Andre

Sepanjang menjadi anggota DPR RI, Andre Rosiade banyak berteriak di tingkat nasional, untuk hal-hal yang terkait dengan Islam. Catatannya masih tersedia di jagad medsos. Seperti saat mantan Menteri Agama Fachrul Razi mengeluarkan statemen dugaan ciri-ciri orang radikal yang bercelana cingkrang dan bercadar. Andre dengan tegas membantah hal itu dan meminta Menag tidak membuat kegaduhan dengan melarang penggunaan cadar dan celana cingkrang.

Dalam Twitter pribadinya, Andre menyatakan bahwa dia juga bercelana cingkrang. “Pak Menteri Agama. Saya anggota DPR RI, celana saya cingkrang, saya berjenggot. Istri saya Jilbabnya panjang. Kami sering ikut pengajian. Tapi kami tidak Radikal. Bagi kami Pancasila ideologi negara yang Final. Tolong pak Menteri berkomentar jangan bikin gaduh. Kalo tidak paham silahkan tanya MUI,” tulisnya dalam akun @andre_rosiade.

Menteri Agama berikutnya, Yaqut Cholil Qoumas yang disinyalir menyamakan pengeras suara masjid dengan gonggongan anjing. Mendapat banyak aspirasi dari rakyat Sumbar Andre “melabrak” sang Menteri. Selaku anggota DPR yang mewakili masyarakat Sumbar menyampaikan kepada saya bahwa mereka keberatan terhadap pernyataan itu. “Saya sebagai wakil rakyat dari Sumatera Barat, wajib untuk menyampaikan hal ini,” kata Andre saat itu.

Andre juga membantu biaya keberangkatan para mahasiswa asal Sumbar yang akan menempuh pendidikan ilmu agama di Timur Tengah, seperti Mesir dan Arab Saudi. Bantuan yang diserahkan ini merupakan bentuk kepedulian dirinya terhadap dunia pendidikan. Apalagi pendidikan agama baik di dalam dan luar negeri.

Andre juga terlibat dalam pemulangan mahasiswa Indonesia di Arab Saudi yang ingin pulang karena pandemi Covid-19. Andre  Rosiade langsung menyerahkan surat dari mahasiswa ke Kantor Kementerian BUMN. Andre mendapat amanah dari mahasiswa Indonesia di Madinah untuk menyampaikan keinginan mereka pulang ke tanah air. 


Oleh: Yusuf Qardhawi


#Opini #Politik #AndreRosiade



Powered by Blogger.