Satu Pendemo Terluka, Polda NTB akan Tindak Tegas Polisi jika Ada Salah Prosedur

D'On, NTB,- Salah satu demonstran dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) terluka saat menjalankan aksi demo di depan Kantor DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Demo saat itu memang sempat ricuh setelah polisi yang berjaga memadamkan api dari ban bekas yang dibakar pendemo, Kamis (21/10) lalu.


Kabid Humas Polda NTB Kombes Artanto menegaskan polisi tak segan-segan menindak anggotanya yang melakukan kesalahan prosedur dalam pengamanan demonstrasi.

"Jika ditemukan adanya kesalahan prosedur anggota polisi dalam mengamankan aksi demo, akan diberikan tindakan tegas sesuai ketentuan yang berlaku," kata Artanto, Sabtu (23/10).

Ia menegaskan aturannya sudah jelas, jika anggota polisi melakukan kesalahan prosedur dalam penanganan aksi demo, akan ditindak dengan tegas.

Sebelumnya, selain pemadaman api dari ban bekas dibakar, kericuhan juga terjadi usai aksi saling dorong massa dengan kepolisian yang mengakibatkan salah satu pendemo luka di bagian kepala. Akibat peristiwa itu Polda NTB lakukan penyelidikan untuk mengetahui kronologis kejadian itu.

Ia menegaskan Polda NTB saat ini sedang melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut. "Saat ini kami sedang melakukan penyelidikan terkait masalah tersebut," katanya.

Selain itu peristiwa tersebut juga sudah didalami pihak Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat.

Dalam waktu dekat anggota Kepolisian yang melakukan pengamanan pada saat demo berlangsung akan di panggil untuk dimintai keterangan. "Peristiwa tersebut juga sudah mendapat penanganan dari pihak Propam," ungkapnya. Seperti diberitakan Antara. 

(mdk/rhm)


Powered by Blogger.