Dua Tersangka Pembunuh Kuli Bangunan Dibedil Polisi

D'On, Badung (Bali),- Dua tersangka pelaku pembunuh kuli bangunan Ahmad Miskadi (40) asal Jember, Jawa Timur, akhirnya berhasil ditangkap tim dari Polda Bali, Kamis (11/3). Keduanya disergap di dua tempat terpisah dan ditembak.

Tersangka yang ditangkap yakni Yohanes Ngidi Ate alias Jon (22) dan Yosep Oktavianto Dia Ate alias Genji (24). Yohanes ditangkap di tempat indekosnya di Jalan Raya Sempidi, Kecamatan Mengwi, Badung, Bali, sedangkan Yosep diringkus di Jalan Raya Gatsu Timur, Denpasar, Bali.

"Ini kasus pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan meninggalnya seorang korban," kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Bali Kombes Pol Djuhandani Rahardjo Puro di Mapolda Bali, Jumat (12/3).

Dia menyampaikan, pelaku mengaku melakukan pencurian dengan kekerasan itu karena terdesak ekonomi. Keduanya tidak memiliki pekerjaan.

Rahardjo menyebut kedua pelaku sempat mencoba melakukan perlawanan, sehingga ditembak petugas. Yosep ditembak pada bagian betis, sedangkan Yohanes di bagian bokong karena mencoba kabur dari jendela. "Melakukan tindakan tegas terukur pertama kepada salah satu pelaku yang mencoba kabur saat dilaksanakan penangkapan. Tindakan tegas terukur terhadap pelaku kedua karena berusaha kabur saat mencari barang bukti," imbuhnya.

Dalam aksi pencurian dengan kekerasan itu, Yosep berperan menunggu di sepeda motor. Sementara itu, Yohanes masuk TKP.

Saat Yohanes berhasil mencuri telepon genggam korban, aksinya dipergoki putra korban. Dia dikejar.

Selanjutnya, terjadi perkelahian. Yohanes dan Yosep mengeroyok korban. "Korban ditusuk beberapa kali di daerah-daerah yang mengakibatkan meninggal, di bagian dahi, leher dan nadi.

Dua-duanya mengeroyok (korban). Jadi dua lawan satu. Setelah itu anak korban (datang) karena bapaknya tertusuk. Anaknya mengamankan bapaknya, namun tidak tertolong," ungkap Rahardjo.

Kedua pelaku berdalih selalu membawa senjata tajam dengan alasan untuk menjaga diri. Keduanya juga menyatakan baru pertama kali melakukan pencurian dan kekerasan.

Dalam kasus ini,polisi mengamankan satu unit sepeda motor Honda Scoopy, dua unit telepon genggam merek Oppo, sebilah pisau bergagang kayu yang masih ada bercak darah korban, serta satu baju kaus.

"Mereka ini, tidak ada pekerjaan dan selalu membawa senjata tajam dan tujuannya untuk membela diri," ujar Kombes Rahardjo.

Seperti diberitakan, seorang buruh bangunan, Ahmad Miskadi (40) asal Jember, Jawa Timur, tewas dibunuh di depan Sendok Warung, Jalan Raya Semat, Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali, Kamis (4/3) sekitar pukul 03.00 Wita. Dia diduga dihabisi pencuri yang dipergoki putranya. 

(mdk/yan)

No comments

Powered by Blogger.