Warga Mata Air Sampaikan Keluhannya Saat Reses I Bobby Rustam

D'On, Padang,- Melaksanakan Reses Rehat masa sidang I 2021, Anggota DPRD Kota Padang, Boby Rustam jemput aspirasi masyarakat Rw 14 Kelurahan Mata Air Kecamatan Padang Selatan, Rabu (20-1-2021).

Usai menampung aspirasi warga, kepada wartawan, Boby Rustam mengatakan, dari hasil interaksi bersama warga di Rw 14, ada ketimpangan sosial yang ada disini.

"Daerah ini seperti tidak tersentuh aktifitas pembangunan, terlihat sebuah pos pemuda yang tidak layak dan banyaknya riol-riol yang sudah patut diperbaharui, karena masyarakat mengeluh banjir ketika hujan" ujar Sekretaris Komisi II DPRD Kota Padang ini.

Boby berprinsip, karena di daerah Mata Air merupakan basis dari pemilihnya. Untuk itu ia berjanji akan memfokuskan 60 persen Pokok Pikiran (Pokir) dewannya untuk Kelurahan Mata Air.

"Karena ini daerah basis saya, dengan mendulang suara banayak disini. Maka 60 persen dana aspirasi saya sebagai anggota dewan akan digelontorkan di seluruh kelurahan Mata Air," ungkap Boby Rustam.

Disebut anggota fraksi Gerindra ini, sektor ekonomi kreatif untuk masyarakat akan diutamakan. Apalagi  ditengah pandemi covid 19 ekonomi masyarakat banyak merosot.

"Dimana kita akan memberikan peluang usaha yang bisa membangkitkan ekonomi masyarakat ini. Tentu dari bantuan sosial kita bisa meringankan beban ekonomi masyarakat bawah ini," pungkas Boby Rustam.

Kesempatan itu, Tasril yang merupakan Rw 14 Kelurahan Mata Air mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan reses anggota DPRD Kota Padang didaerahnya.

"Besar harapan kami, anggota dewan kita, bapak Boby Rustam bersedia membantu warga disini. Karena selama ini, itu belum ada," ungkapnya.

Disebut Tasril, dengan adanya reses bapak Boby Rustam warga dapat menyampaikan langsung uneg unegnya kepada wakil rakyat ini.

"Tadi sudah disampaikan, adanya bantuan beliau, yaitu berupa Becak Motor (Bentor) untuk usaha kelompok. Nanti juga dianggarkan bantuan biaya untuk pos pemuda yang bisa digunakan berbagai kegiatan pertemuan warga," terangnya.

Ditambahkan Tasril, warga yang belum menerima bantuan dana Bansos dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) juga banyak disini. Kelompok Usaha Bersama (KUBe) usaha menjahit.

"Selain itu, daerah ini banjir bila hujan deras, selalu banjir. Kedepannnya ini kita akan bahas bersama bapak Boby Rustam, bagaimana solusinya," pungkasnya. 

(Arman/mond)

Powered by Blogger.