Juragan Gula Ditodong Senjata Api, Uang Rp 120 Juta Raib

D'On, Sumedang (Jabar),- Warga Desa Cilayung, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, digegerkan dengan aksi perampokan yang menggasak uang senilai Rp120 juta dari sopir truk yang juga pengusaha gula. Dalam peristiwa tersebut, korban sempat diborgol dan ditodong senjata api oleh pelaku.

Saat ini polisi masih memburu empat orang pelaku perampokan itu.


Korban perampokan bernama Burhan Mulyanto dan Tursadi masih berada di lokasi kejadian bersama dengan mobil truk yang ditumpanginya.


Korban mengatakan, insiden perampokan terjadi pada Sabtu petang. Kejadian berawal dari rencana transaksi jual beli 18 ton gula dari marketplace aplikasi facebook.


Kepada korban, pemilik akun facebook UD Rizky menjanjikan ratusan karung gula senilai Rp122 juta rupiah dan berencana bertransaksi di kawasan Nagrog Cicalengka.


Namun, saat di lokasi sopir dan pengusaha gula itu dibawa oleh salah satu pelaku menuju lokasi sepi di kawasan Kiarapayung, Desa Cilayung, Jatinangor. Di lokasi tersebut, truk dipepet sebuah mobil dan diberhentikan oleh 3 orang perampok, di mana dua di antaranya menodongkan senjata api diduga pistol.


Korban bahkan sempat diborgol hingga tiarap, sementara pelaku menggasak uang tunai senilai Rp120 juta lebih yang awalnya untuk jual beli gula pasir.


"Saya ditodong pistol dan diborgol," kata Burhan Mulyanto, Minggu (6/12/2020).


Sementara menurut saksi di lokasi, sebelum terjadi perampokan, sempat melihat mobil hitam yang mondar-mandir hingga akhirnya terjadi aksi perampokan.


Beruntung dua korban perampokan berhasil selamat dan langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Jatinangor. Polisi kini memburu keempat pelaku perampokan dengan modus jual beli fiktif melalui marketplace aplikasi facebook ini.


Polsek Jatinangor membenarkan insiden perampokan yang diduga menggunakan senjata api itu. Polisi masih mendalami dan memeriksa sejumlah saksi. "Hingga saat ini masih didalami petugas," ujar Kapolsek Jatinangor, AKP Aan Supriatna.


(aky)


No comments

Powered by Blogger.