Dikejar Kawanan Begal, Pedagang di Palembang Kritis Usai Masuk Selokan

D'On, Palembang (Sumsel),- Iskandar (57) tengah kritis karena terluka parah akibat terjatuh dan masuk ke selokan saat dikejar kawanan begal. Jalanan sepi dan rawan kejahatan sedapat mungkin dihindari agar tak menjadi korban berikutnya.

Peristiwa itu terjadi saat korban hendak pulang membawa motor dari berjualan di Pasar KM 5 Palembang, Kamis (20/8) pukul 04.00 WIB. Ketika berada di Jalan Inspektur Marzuki, Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, korban dipepet dua kawanan begal menggunakan sepeda motor.

Merasa dirinya akan menjadi sasaran begal, korban melajukan motornya dengan kencang. Para pelaku kembali mengejar sehingga membuatnya panik. Sepeda motor oleng dan masuk ke selokan dan mengalami luka-luka berat.

Pelaku mengambil dompet berisi uang dan surat kendaraan, serta ponsel. Pagi harinya, korban ditemukan warga dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Siti Khadijah Palembang.

Putri korban, Rizki Anggraini (27) mengatakan, ayahnya masih dalam kondisi kritis karena banyak mengalami luka-luka. Terparah di bagian kaki kanan sehingga dokter menjadwalkan akan melakukan operasi.

"Ayah saya masuk ke selokan karena dikejar begal, dompet sama HP ayah hilang diambil," ungkap Rizki saat melapor ke SPKT Polrestabes Palembang, Kamis (20/8).

Dia berharap kedua pelaku segera ditangkap agar dapat dikenakan sanksi sesuai perbuatannya. Terlebih kejahatan mereka membuat ayahnya celaka, selain kehilangan barang berharga.

"Mereka sadis, waktu ayah saya jatuh dan kesakitan, mereka malah mengambil barang-barang di saku," ujarnya.

Kepala SPKT Polrestabes Palembang AKP Heri mengatakan, kedua pelaku tengah dalam penyelidikan unit Reskrim untuk mengungkap identitasnya. Pengendara diimbau lebih waspada saat melintas di tempat sepi terlebih pada malam dan dini hari.

"Kewaspadaan harus ditingkatkan, hindari jalanan sepi sehingga rawan aksi begal. Mudah-mudahan kasus ini segera terungkap," kata dia. 

(Seo/mdk/ray)

No comments

Powered by Blogger.