Asyik Mangkal, Sejumlah PSK Lari Kocar Kacir saat Dirazia

D'On, Medan (Sumut),- Petugas Gabungan Dinas Sosial Kota Medan, TNI-Polri dan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) melakukan razia penyakit masyarakat (pekat) di sejumlah ruas Kota Medan, Sabtu 29 Agustus 2020.

Razia menyasar ke kawasan Jalan Iskandar Muda yang disinyalir sering dijadikan tempat mangkal oleh para pekerja seks  (PSK) yang menunggu pria hidung belang.

Saat disatroni petugas, sejumlah PSK kocar-kacir lari ke dalam sejumlah gedung yang tak jauh dari lokasi mereka mangkal. Tidak mau dikelabuhi, petugas pun memeriksa seluruh ruangan dan mendapati sejumlah PSK yang bersembunyi.

PSK yang kedapatan sedang menunggu hidung belang ini pun langsung digelandang ke Dinas Sosial Kota Medan.

Di lokasi lain, petugas merazia lokasi Spa yang diduga menjajakan praktik prostitusi. Spa tersebut berada di Jalan Biduk, Medan, Sumut. Benar saja, ketika petugas datang penjaga Spa langsung mematikan listrik seolah-olah lokasi sedang tutup.

Ketika diminta petugas untuk membuka lokasi usahanya, penjaga menolak dan sempat terjadi perlawanan serta keributan antara petugas dengan penjaga yang tidak kooperatif.

Setelah berdebat cukup alot petugas pun berhasil mendapatkan kunci Spa yang sempat dibuang oleh penjaga ke becak bermotor, petugas langsung merangsek ke dalam lokasi dan menemukan tiga wanita yang diduga baru melayani tamu.

"Bagaimana pun juga kita untuk melakukan pengawasan, penertiban dan pembinaan terhadap PMKS ini," ujar Kabid Rehabilitasi Dinsos Medan Fahrul Rozi Pane.

Razia rutin yang dilakukan ini merupakan penegakan dari Peraturan Wali Kota Medan Nomor 6 Tahun 2003 tentang Larangan Gelandangan dan Praktik Tuna Susila di Kota Medan.

Belasan PSK yang terjaring razia kemudian digelandang ke kantor Dinas Sosial Kota Medan dan selanjutnya akan dikirimkan ke panti rehabilitasi sosial di Tanah Karo, Sumut.

(Ari/okz)

No comments

Powered by Blogger.