Breaking News

Serang Pos TNI-Polri di Kenyam, TPNPB Klaim Rampas Amunisi dan 15 Rompi Anti Peluru

D'On, Nduga (Papua),- Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) beraksi lagi. Mereka mengklaim telah merampas sejumlah amunisi dan perlengkapan TNI-Polri.

Juru bicara Komnas-TPNPB, Sebby Sambom menyebut, Kodap III Ndugama telah menyerang dan menduduki empat pos darurat TNI-Polri di Kenyam. Ibu kota Kabupaten Nduga, Papua.

Serangan terjadi pada Sabtu pagi (23/5/2020). Dipimpin Panglima Kodap III Ndugama, Egianus Kogoya dan Komandan Operasi, Pemne Kogoya.

Sebby Sambom mengatakan, berdasarkan laporan Egianus Kogoya, pasukan TPNPB berhasil menduduki pos darurat yang ditinggalkan TNI-Polri.

Mereka mengklaim merampas sejumlah perlengkapan militer yang tertinggal. Di antaranya 60 magazen peluru aktif dengan amunisi sebanyak 1.800 butir, peluru rantai 3 unit, 16 peluru roket bazooka, 30 ransel, 12 buah HP kamera merek Samsung, 6 buah HT, dua HP Satelit Inmarsat dan Thuraya, 15 buah rompi anti peluru, sepatu, pakaian, terpal, dan peralatan lainnya.

"Dalam penyerangan pos darurat TNI-Polri ini korban belum diketahui," sebut Egianus Kogoya seperti dikutip Sebby Sambom.

Sehari sebelumnya, TPNPB atau KKB juga beraksi di Distrik Wandai. Mereka mengejar dan menembak dua anggota Tim Gugus Tugas Covid-19. Satu di antaranya tewas, satu lainnya kritis.

Korban bernama Heniko Somou dan Alemanek Bagau saat itu datang mengantar obat-obatan Covid-19. Keduanya mendapat informasi ada anggota KBB dari distrik Ndeotadi yang masuk di wilayah Distrik Wandai.

Saat itu sedang hari pasar. Pasar tradisional itu sedang ramai-ramainya. Kedua petugas itu meminta warga menjauh dan meninggalkan pasar. Itu terjadi Jumat (22/5/2020).

"Korban menyampaikan kepada warga Distrik Wandai agar segera menjauh dari KKB dan segera meninggalkan kegiatan jual-beli di area pasar untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal, Sabtu (23/5/2020).

Mendengar itu, KKB langsung mengejar Heniko Somau di area pasar Kampung Mbugulo, Distrik Wandai. Korban yang mengetahui dikejar KKB langsung berlari ke rumah korban Alemanek Bagau.

Tiba di rumah Alemanek Bagau, Heniko langsung ditembak. Bagau yang bermaksud melerai, juga terkena tembakan.

(mond/RKC)