Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Semarak Maulid Nabi 1448 H di Padang Timur, Maigus Nasir: Bentuk Karakter Anak Dimulai dari Pendidikan Agama

02 أغسطس 2026 | أغسطس 02, 2026 WIB Last Updated 2026-08-02T14:04:33Z

Semarak Maulid Nabi 1448 H di Padang Timur, Maigus Nasir: Bentuk Karakter Anak Dimulai dari Pendidikan Agama



D'On, Padang Semangat mencintai Rasulullah SAW begitu terasa di Masjid As Sa'adah, Kelurahan Parak Gadang Timur, Kecamatan Padang Timur, Minggu (2/8/2026). Ratusan santri dan santriwati dari berbagai Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) dan Ta'limul Qur'an lil Aulad (TQA) memadati masjid dalam kegiatan Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang diselenggarakan oleh Badan Koordinasi Sarana (BKS) TPQ/TQA Kecamatan Padang Timur.


Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir ini berlangsung meriah dan sarat nilai edukatif. Sebanyak 218 santri dan santriwati yang berasal dari 63 TPQ/TQA se-Kecamatan Padang Timur mengikuti berbagai perlombaan keagamaan sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus ajang pembinaan mental, spiritual, dan karakter generasi muda.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Padang Timur Aidil Zulhani, Ketua TPQ/TQA Kota Padang Darnalis, para ustaz dan ustazah, tokoh masyarakat, serta unsur terkait lainnya.


Beragam perlombaan digelar untuk mengasah kemampuan sekaligus meningkatkan kecintaan peserta terhadap Al-Qur'an dan ajaran Islam. Mulai dari lomba Tilawah TPQ dan TQA, Tartil Al-Qur'an, Adzan, Dai Cilik, Tahfiz Al-Qur'an hingga Fahmil Qur'an. Setiap perlombaan menjadi wadah bagi para santri untuk menunjukkan kemampuan terbaik yang selama ini diasah di lingkungan TPQ dan TQA.


Dalam sambutannya, Maigus Nasir memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh panitia, para ustaz dan ustazah, serta orang tua yang terus membimbing anak-anak dalam menempuh pendidikan agama sejak usia dini.


Menurutnya, keberanian para santri tampil di hadapan banyak orang merupakan proses penting dalam membentuk rasa percaya diri sekaligus melatih kemampuan berdakwah dan berkomunikasi.

 

"Keberanian ustadz dan ustadzah cilik ini tampil di hadapan masyarakat merupakan bagian dari proses pembentukan karakter dan kepercayaan diri sejak usia dini. Semoga nanti anak-anak semua menjadi penghuni surga dan mendapatkan pahala berlipat ganda dari Allah SWT," ujar Maigus.


Ia menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk menanamkan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai seperti shiddiq (jujur), amanah (dapat dipercaya), tabligh (menyampaikan kebenaran), dan fathanah (cerdas) harus menjadi karakter utama yang dibangun sejak anak-anak.


Menurutnya, generasi yang tumbuh dengan fondasi akhlak yang kuat akan menjadi aset penting bagi masa depan Kota Padang maupun bangsa Indonesia.

 

"Pembinaan karakter melalui pendidikan agama harus kita perkuat sejak dini sehingga anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia, berintegritas, serta terhindar dari berbagai bentuk penyimpangan moral. Ini sejalan dengan Program Unggulan (Progul) Smart Surau yang sedang digalakkan Pemerintah Kota Padang," katanya.


Maigus juga mengajak seluruh orang tua agar tidak hanya memberikan pendidikan formal kepada anak-anak, tetapi juga memperkuat pendidikan agama sebagai pondasi utama pembentukan kepribadian. Menurutnya, keluarga memiliki peran sentral dalam menanamkan nilai-nilai Islam sebelum anak berinteraksi dengan lingkungan yang lebih luas.


Suasana semakin hidup ketika Maigus Nasir turun langsung berinteraksi dengan para santri. Ia melontarkan berbagai pertanyaan seputar sejarah dan kisah kehidupan Nabi Muhammad SAW yang dijawab dengan antusias oleh para peserta. Momen tersebut disambut riuh tepuk tangan dan sorak semangat, menciptakan suasana yang hangat sekaligus edukatif.


Interaksi itu tidak hanya menjadi hiburan bagi peserta, tetapi juga menjadi cara efektif untuk mengukur pemahaman anak-anak terhadap sejarah Rasulullah SAW sekaligus menumbuhkan kecintaan mereka kepada sosok teladan umat Islam tersebut.


Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Kecamatan Padang Timur pun menjadi bukti bahwa pendidikan keagamaan mampu dikemas secara menarik, kompetitif, dan menyenangkan. Lebih dari sekadar perlombaan, kegiatan ini menjadi ruang pembinaan generasi Qurani yang percaya diri, berprestasi, serta memiliki akhlak mulia sebagai bekal menghadapi tantangan zaman. Pemerintah Kota Padang berharap kegiatan serupa terus berkembang sebagai bagian dari upaya mewujudkan generasi muda yang religius, berkarakter, dan selaras dengan visi pembangunan melalui Program Unggulan Smart Surau.


(Mond)


#Daerah #Padang #SmartSurau

×
Berita Terbaru Update