
Ribuan Warga Padati Danau Cimpago, Festival Telong-Telong HJK Padang ke-357 Tuai Pujian dan Harapan untuk Terus Dilestarikan
D'On, Padang – Semarak Festival Telong-Telong yang digelar di kawasan Danau Cimpago, Kamis (7/8/2026), menjadi salah satu magnet utama dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357. Sejak pagi hari, ribuan masyarakat dari berbagai kalangan memadati lokasi untuk menyaksikan parade seni budaya yang menampilkan kekayaan tradisi dari seluruh kecamatan di Kota Padang.
Suasana meriah sudah terasa sejak pukul 07.00 WIB. Antusiasme masyarakat begitu tinggi, mulai dari keluarga, pelajar, pendidik, hingga wisatawan lokal yang datang untuk menikmati setiap penampilan yang disuguhkan. Sorak sorai, tepuk tangan, dan senyum para penonton mewarnai jalannya festival, menciptakan atmosfer penuh kebersamaan dan kebanggaan terhadap budaya daerah.
Festival Telong-Telong tahun ini menghadirkan beragam atraksi budaya, seni pertunjukan, kreativitas, hingga parade khas dari masing-masing kecamatan. Setiap kontingen tampil dengan ciri khasnya sendiri, menampilkan identitas budaya yang berbeda namun tetap berpadu dalam semangat persatuan sebagai bagian dari Kota Padang.
Bagi masyarakat, festival ini bukan sekadar hiburan tahunan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang untuk mengenalkan, menjaga, dan mewariskan nilai-nilai budaya Minangkabau kepada generasi muda. Melalui pertunjukan yang dikemas menarik, masyarakat diajak mengenal kembali kekayaan seni tradisional yang menjadi bagian dari identitas Kota Padang.
Salah seorang pengunjung, Siti Nur Aini, mengaku sangat menikmati seluruh rangkaian acara yang disajikan. Menurutnya, setiap penampilan mampu menghadirkan hiburan yang berkualitas sekaligus membangkitkan rasa bangga terhadap budaya daerah.
"Kesannya kami sangat senang, bahagia, dan terhibur dengan bermacam-macam penampilan yang disajikan oleh setiap kecamatan. Sungguh kami sangat terhibur dan senang. Luar biasa, bagus, dan keren. Selamat Hari Jadi Kota Padang ke-357," ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Dinda, pengunjung yang baru pertama kali menyaksikan Festival Telong-Telong secara langsung. Ia mengaku terkesan dengan kemeriahan acara dan menilai festival tersebut memberikan pengalaman baru yang sangat berharga.
Menurutnya, festival yang hanya digelar sekali dalam setahun ini menjadi momentum yang selalu dinantikan masyarakat. Selain menyuguhkan hiburan, setiap penampilan juga memberikan wawasan mengenai keberagaman budaya yang dimiliki Kota Padang.
"Karena acaranya cuma satu kali satu tahun dilaksanakan di Kota Padang, jadi kami sangat antusias buat meramaikan acaranya. Ini pertama kali saya datang, jadi makin banyak belajar. Kalau disuruh kasih nilai, saya kasih 10 dari 10. Penampilan dari beberapa kecamatan keren semua, hiburannya juga seru. Semoga acaranya terus ada setiap tahun," ujarnya penuh semangat.
Tidak hanya memberikan kesan mendalam kepada para pengunjung, Festival Telong-Telong juga dinilai sukses dari sisi penyelenggaraan. Kerapian parade, kreativitas setiap peserta, hingga kemasan acara yang tertib dan meriah membuat masyarakat merasa puas menikmati seluruh rangkaian kegiatan.
Banyak warga berharap Festival Telong-Telong tidak hanya dipertahankan sebagai agenda tahunan, tetapi juga terus dikembangkan agar semakin menarik, inovatif, dan mampu menjadi daya tarik wisata budaya Kota Padang. Dengan begitu, festival ini tidak hanya menjadi perayaan Hari Jadi Kota Padang, tetapi juga menjadi media pelestarian budaya yang mampu memperkuat identitas daerah sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap warisan seni dan budaya Minangkabau.
Semangat dan antusiasme yang terlihat sepanjang pelaksanaan Festival Telong-Telong menjadi bukti bahwa budaya tetap memiliki tempat istimewa di hati masyarakat. Di usia ke-357, Kota Padang tidak hanya merayakan perjalanan sejarahnya, tetapi juga memperlihatkan komitmennya untuk terus menjaga, merawat, dan memperkenalkan kekayaan budaya kepada generasi yang akan datang.
(Mond)
#HJKPadang #Padang #Daerah