Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kejar-kejaran di Tengah Malam, Kurir Ganja 19 Kg Asal Sumbar Dibekuk BNNK Madina

10 أغسطس 2026 | أغسطس 10, 2026 WIB Last Updated 2026-08-10T05:07:41Z

Kejar-kejaran di Tengah Malam, Kurir Ganja 19 Kg Asal Sumbar Dibekuk BNNK Madina



D'On, MANDAILING NATAL Aksi kejar-kejaran mewarnai penangkapan seorang pria yang diduga sebagai kurir narkotika jenis ganja kering di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, Jumat (7/8/2026) malam.


Petugas Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Mandailing Natal yang dibantu personel Satuan Reserse Narkoba Polres setempat berhasil mengamankan seorang pria berinisial MRH (25). Ia diduga membawa ganja kering seberat lebih dari 19 kilogram menggunakan mobil Toyota Avanza bernomor polisi BA 1378 MAA.


Penangkapan berlangsung sekitar pukul 23.00 WIB di kawasan Jalan Lintas Timur, Panyabungan, setelah petugas sempat terlibat aksi kejar-kejaran dengan kendaraan yang dicurigai membawa narkotika tersebut.


Berawal dari Informasi Kurir Lintas Provinsi


Informasi yang dihimpun menyebutkan, pengungkapan kasus ini bermula ketika Tim BNNK Mandailing Natal memperoleh informasi mengenai adanya seorang terduga kurir narkoba lintas provinsi yang melintas di wilayah Panyabungan Timur.


Terduga disebut menggunakan Toyota Avanza dengan nomor polisi BA 1378 MAA. Kendaraan tersebut diketahui menggunakan pelat nomor asal wilayah Payakumbuh/Limapuluh Kota, Sumatera Barat.


Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas BNNK Madina membagi tim menjadi dua kelompok. Mereka kemudian melakukan pemantauan sekaligus pengintaian terhadap kendaraan yang ciri-cirinya telah diketahui.


Tak lama berselang, kendaraan yang dicurigai akhirnya terlihat melintas.


Petugas kemudian berupaya menghentikan Toyota Avanza tersebut untuk dilakukan pemeriksaan. Namun, bukannya berhenti, kendaraan itu justru terus melaju dan diduga berusaha melarikan diri.


Situasi pun berubah menjadi aksi kejar-kejaran di tengah malam.


Avanza Tabrak Tiang Listrik dan Masuk Parit


Pengejaran berlangsung hingga ke kawasan Jalan Lintas Timur Panyabungan.


Dalam pelariannya, Toyota Avanza tersebut akhirnya kehilangan kendali. Kendaraan itu menabrak tiang listrik sebelum terperosok ke dalam parit.


Namun, pengemudi tidak menyerah begitu saja.


Sesaat setelah kendaraan mengalami kecelakaan, pengemudi meninggalkan mobil dan melarikan diri dengan berjalan kaki. Petugas yang melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan kemudian menemukan barang yang diduga narkotika jenis ganja kering.


Jumlahnya tidak sedikit. Lebih dari 19 kilogram ganja kering ditemukan di dalam mobil tersebut.


Temuan itu memperkuat dugaan petugas bahwa kendaraan tersebut memang digunakan untuk membawa narkotika dalam jumlah besar.


Kurir Sempat Bersembunyi di Rumah Kosong


Setelah menemukan puluhan kilogram ganja di dalam kendaraan, aparat gabungan tidak berhenti pada pemeriksaan mobil.


Petugas langsung melakukan pencarian terhadap pengemudi yang sebelumnya melarikan diri.


Pengejaran kemudian berlanjut dengan mengandalkan informasi dari masyarakat. Tak lama berselang, warga memberikan informasi kepada aparat bahwa terdapat seseorang yang diduga mencurigakan dan sedang bersembunyi di sebuah rumah kosong.


Informasi tersebut segera ditindaklanjuti.


Petugas mendatangi lokasi dan melakukan pengepungan terhadap rumah kosong yang dimaksud. Setelah dilakukan penggerebekan, aparat menemukan seorang pria yang sedang bersembunyi.


Pria tersebut kemudian diamankan dan diketahui merupakan orang yang sebelumnya melarikan diri dari kendaraan saat dikejar petugas.


Ia diketahui berinisial MRH, 25 tahun.


Dengan demikian, upaya pelarian terduga kurir yang sempat berlangsung setelah kendaraan terperosok ke parit akhirnya berhasil dihentikan.


Ganja Disebut Hendak Dikirim ke Jakarta


Dari hasil pemeriksaan awal terhadap MRH, petugas memperoleh informasi mengenai rencana distribusi ganja tersebut.


Barang haram itu disebut hendak dibawa terlebih dahulu ke wilayah Sumatera Barat. Selanjutnya, ganja tersebut direncanakan dikirim menuju kawasan Tanah Abang, Jakarta, melalui jasa kurir ekspedisi.


Rangkaian tersebut menunjukkan bahwa barang bukti yang diamankan diduga bukan untuk konsumsi pribadi, melainkan berkaitan dengan jaringan distribusi narkotika lintas wilayah.


Meski demikian, informasi mengenai pihak lain yang diduga terlibat maupun tujuan akhir pengiriman masih memerlukan pendalaman lebih lanjut oleh aparat penegak hukum.


Pengungkapan Berawal dari Informasi Masyarakat


Kasus ini sekaligus memperlihatkan pentingnya informasi masyarakat dalam pengungkapan peredaran narkotika lintas provinsi.


Berawal dari informasi mengenai pergerakan sebuah kendaraan yang diduga membawa narkoba, petugas melakukan pengintaian hingga akhirnya berhasil menemukan kendaraan tersebut.


Ketika upaya penghentian dilakukan, pengemudi justru melarikan diri sehingga memicu pengejaran. Kendaraan akhirnya mengalami kecelakaan, sementara pengemudinya mencoba menghilangkan jejak dengan meninggalkan mobil.


Namun, pelarian tersebut tidak berlangsung lama.


Berkat pencarian dan informasi masyarakat, MRH akhirnya ditemukan bersembunyi di sebuah rumah kosong dan berhasil diamankan.


Saat ini, terduga kurir beserta barang bukti ganja kering seberat lebih dari 19 kilogram dan kendaraan yang digunakan diamankan untuk kepentingan penyelidikan serta proses hukum lebih lanjut.


Aparat masih mendalami asal-usul ganja tersebut, jaringan yang mengendalikan pengiriman, serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam distribusi narkotika lintas provinsi tersebut.


(Mond)


#Narkoba #GanjaKering

×
Berita Terbaru Update