Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Seluruh Padang, BPBD Turunkan Personel Evakuasi dan Siaga 24 Jam

03 أغسطس 2026 | أغسطس 03, 2026 WIB Last Updated 2026-08-03T08:50:43Z

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Seluruh Padang, BPBD Turunkan Personel Evakuasi dan Siaga 24 Jam



D'On, Padang Hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat yang disertai angin kencang melanda seluruh wilayah Kota Padang sejak Senin (3/8/2026) siang. Kondisi cuaca ekstrem tersebut menyebabkan sejumlah kawasan permukiman dan ruas jalan di berbagai kecamatan mulai tergenang air, sehingga memicu respons cepat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang.


Mengantisipasi dampak yang lebih luas, BPBD Kota Padang langsung menerjunkan personel ke sejumlah titik terdampak. Tim bergerak bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) Penanggulangan Bencana dan Kelompok Siaga Bencana (KSB) untuk melakukan evakuasi warga, penanganan awal, serta memantau perkembangan situasi di lapangan.


Berdasarkan laporan sementara, genangan air mulai terjadi di sejumlah wilayah, di antaranya Kecamatan Kuranji, Gunung Pangilun, Lubuk Begalung, Koto Tangah, serta beberapa lokasi lainnya. Selain genangan di kawasan permukiman, sejumlah ruas jalan juga terdampak sehingga berpotensi mengganggu mobilitas masyarakat.


Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan bahwa pihaknya telah menerima berbagai laporan dari masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat. Seluruh laporan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan mengerahkan personel ke lokasi terdampak agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.


"Hujan dengan intensitas tinggi masih berlangsung dan sejumlah titik di Kota Padang mulai tergenang. Laporan dari warga terus kami terima, sehingga tim BPBD bersama TRC dan Kelompok Siaga Bencana langsung bergerak ke lapangan untuk melakukan penanganan serta evakuasi secara cepat," ujar Hendri.


Ia menegaskan, kondisi cuaca saat ini berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, mulai dari genangan air, banjir, banjir bandang hingga tanah longsor, terutama di kawasan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi. Karena itu, masyarakat diminta tidak lengah dan terus meningkatkan kewaspadaan.


"Masyarakat kami imbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi seperti genangan air, banjir bandang hingga tanah longsor di kawasan rawan," katanya.


Selain mengerahkan personel ke lapangan, BPBD Kota Padang juga memastikan seluruh sumber daya, mulai dari personel, peralatan hingga sarana pendukung lainnya berada dalam kondisi siaga penuh selama 24 jam. Langkah ini dilakukan agar setiap laporan darurat yang masuk dapat segera direspons tanpa menunggu kondisi memburuk.


Hendri juga mengimbau masyarakat untuk membatasi aktivitas di luar rumah apabila tidak memiliki kepentingan mendesak. Warga diminta rutin memantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi pemerintah, sekaligus memastikan saluran drainase di lingkungan tempat tinggal tetap bersih agar aliran air tidak terhambat dan risiko genangan dapat diminimalkan.


"Tetap tenang, batasi aktivitas luar rumah jika tidak mendesak, dan pantau terus perkembangan cuaca dari kanal resmi. Seluruh tim kami bersiap siaga penuh menindaklanjuti setiap laporan warga," tegasnya.


BPBD Kota Padang mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan kondisi darurat, seperti banjir, pohon tumbang, longsor, atau warga yang membutuhkan evakuasi. Kolaborasi antara pemerintah, relawan, dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam mempercepat penanganan bencana serta meminimalkan risiko yang ditimbulkan akibat cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa waktu ke depan.


(Mond)


#Banjir #Daerah #Padang #Peristiwa #BPBDPadang

×
Berita Terbaru Update