Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

HJK Padang ke-357 Ditutup Meriah, Perputaran Uang Capai Rp46,5 Miliar, Fashion dan Gastronomi Jadi Lokomotif Ekonomi Kreatif

11 أغسطس 2026 | أغسطس 11, 2026 WIB Last Updated 2026-08-11T08:05:14Z

HJK Padang ke-357 Ditutup Meriah, Perputaran Uang Capai Rp46,5 Miliar, Fashion dan Gastronomi Jadi Lokomotif Ekonomi Kreatif



D'On, Padang — Rangkaian peringatan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 resmi berakhir. Namun, gaung perayaan yang mengusung semangat menjadikan Kota Padang sebagai destinasi kreatif dan gastronomi dinilai baru saja dimulai.


Wali Kota Padang Fadly Amran secara resmi menutup seluruh rangkaian HJK Padang ke-357 sekaligus Padang Fashion Summit (PFS) di ZHM Premiere Hotel, Senin malam (10/8/2026).


Penutupan tersebut menjadi momentum evaluasi sekaligus penegasan arah pengembangan Kota Padang ke depan. Mengusung tema “Taste of Padang Experience: Road to Gastronomy City”, rangkaian HJK tahun ini tidak hanya dikemas sebagai pesta ulang tahun kota, tetapi diarahkan menjadi penggerak pariwisata, ekonomi kreatif, UMKM, kuliner, hingga industri fashion.


Sejumlah tokoh dan pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Anggota DPD RI Cerint Iralloza Tasya, Anggota DPRD Kota Padang Erianto Mahmuda dan Argi Putra Finalo, Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, Ketua Dekranasda Provinsi Sumatera Barat Ny. Harneli Mahyeldi, Ketua Dekranasda Kota Padang Ny. Dian Puspita Fadly Amran, Ketua GOW Kota Padang Ny. Sri Hayati Maigus Nasir, Ketua DWP Kota Padang Ny. Nova Raju Minropa, serta pimpinan BUMD dan BUMN, unsur perguruan tinggi, kepala daerah se-Sumatera Barat dan jajaran pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Padang.


Lima Hari, Rp46,5 Miliar Berputar di Kota Padang


Ada angka menarik yang menjadi salah satu catatan penting dalam pelaksanaan HJK Padang ke-357 tahun ini.


Fadly Amran mengungkapkan, selama lima hari pelaksanaan rangkaian kegiatan, perputaran uang di Kota Padang mencapai Rp46,5 miliar.


Angka tersebut, menurut Fadly, menunjukkan bahwa event yang digelar pemerintah daerah tidak semata-mata menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mampu menciptakan aktivitas ekonomi yang dirasakan langsung oleh berbagai sektor.


“Dalam lima hari ini, perputaran uang di Kota Padang mencapai Rp46,5 miliar. Ini menunjukkan bahwa event yang kita laksanakan memberikan dampak bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat Kota Padang,” ujar Fadly.


Perputaran ekonomi tersebut menjadi indikator bahwa penyelenggaraan event dapat menjadi salah satu strategi untuk menggerakkan perekonomian daerah.


Ketika semakin banyak orang datang ke Padang, kebutuhan terhadap akomodasi, kuliner, transportasi, pusat oleh-oleh, UMKM, jasa kreatif, hingga berbagai sektor pendukung lainnya ikut bergerak.


Dengan demikian, event kota tidak lagi hanya dilihat dari kemeriahan panggung dan jumlah peserta, tetapi juga dari seberapa besar dampak ekonominya terhadap masyarakat.


Kunjungan Wisatawan Terus Meningkat


Fadly juga menyoroti perkembangan jumlah kunjungan ke Kota Padang.


Berdasarkan data yang disampaikannya, jumlah kunjungan ke Kota Padang meningkat dari 4,3 juta kunjungan pada 2024 menjadi 5,3 juta kunjungan pada 2025.


Kenaikan tersebut menjadi modal penting bagi Pemerintah Kota Padang untuk terus memperbanyak event yang mampu menarik masyarakat dari luar daerah.


Menurut Fadly, berbagai kegiatan yang dikemas dalam momentum HJK ke-357 memang diarahkan untuk menghadirkan lebih banyak orang ke Kota Padang.


Harapannya, mereka tidak sekadar datang untuk menyaksikan sebuah acara, tetapi juga menikmati berbagai pengalaman yang ditawarkan Kota Padang.


Mulai dari kuliner khas Minangkabau, destinasi wisata, seni budaya, produk UMKM, fashion, hingga berbagai atraksi kreatif lainnya.


“Lokomotifnya bisa jadi gastronomi, tetapi subsektor ekonomi kreatif lainnya juga harus kita gerakkan. Bagaimana desain, art performance, fashion, semuanya harus kita kembangkan karena ini menjadi bagian dari kota kreatif tersebut,” tegas Fadly.


Mengejar Status Kota Kreatif UNESCO


Di balik kemeriahan HJK Padang ke-357, Pemerintah Kota Padang juga tengah membawa agenda yang lebih besar, yakni mendorong Padang menjadi bagian dari jaringan Kota Kreatif UNESCO.


Untuk mencapai tujuan tersebut, pemerintah tidak hanya bisa mengandalkan satu subsektor ekonomi kreatif.


Gastronomi memang dipandang memiliki kekuatan besar karena kuliner merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari identitas Kota Padang dan Sumatera Barat.


Namun, Fadly menilai kekuatan tersebut harus diperkuat dengan subsektor lain seperti desain, seni pertunjukan dan fashion.


Karena itu, berbagai event yang digelar diharapkan menjadi ruang bagi para pelaku ekonomi kreatif untuk berkembang, membangun jejaring, memperkenalkan karya dan membuka akses pasar yang lebih luas.


Pendekatan tersebut sekaligus menempatkan kebudayaan dan kreativitas sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi Kota Padang.


Padang Fashion Summit Bukan Sekadar Catwalk


Penutupan HJK tahun ini terasa semakin istimewa karena dirangkaikan dengan Padang Fashion Summit (PFS).


Ketua Dekranasda Kota Padang Ny. Dian Puspita Fadly Amran menegaskan bahwa PFS tidak boleh dipandang sebatas pertunjukan busana.


Menurutnya, fashion summit menjadi ruang untuk mempertemukan kreativitas, pelaku industri, desainer, pemerintah dan berbagai pihak lainnya dalam membangun ekosistem fashion yang lebih kuat.


“Kita sangat bangga karena telah melaksanakan rangkaian HJK Padang dengan begitu meriah, dan alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan sukses. Hari ini, penutupan HJK Padang ditandai dengan pelaksanaan Padang Fashion Summit yang berlangsung selama dua hari,” kata Dian.


PFS tahun ini bahkan memiliki warna internasional.


Sejumlah desainer dari luar negeri ikut ambil bagian dalam fashion show. Tercatat tiga desainer asal Australia dan satu desainer asal Malaysia turut berpartisipasi dengan memperagakan karya mereka.


Kehadiran desainer internasional tersebut menjadi peluang bagi pelaku fashion lokal untuk membangun koneksi dan memperluas wawasan.


Lebih dari sekadar memperlihatkan busana di atas panggung, momentum tersebut membuka ruang pertukaran gagasan antara pelaku industri fashion lokal dengan desainer dari negara lain.


Dari Pesta Kota Menuju Mesin Pertumbuhan Ekonomi


Berakhirnya HJK Padang ke-357 bukan berarti berakhir pula gerakan ekonomi kreatif yang dibangun melalui rangkaian kegiatan tersebut.


Justru, capaian Rp46,5 miliar dan meningkatnya jumlah kunjungan menjadi pijakan bagi Pemerintah Kota Padang untuk menyusun event yang lebih besar dan berdampak pada tahun-tahun berikutnya.


Fadly bahkan memastikan bahwa pelaksanaan event pada tahun depan akan dikemas lebih meriah.


“Tahun depan kita akan buat event lebih meriah lagi, sehingga semakin banyak orang datang ke Kota Padang dan memberikan dampak yang lebih besar terhadap perekonomian masyarakat,” ujarnya.


Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa event kini ditempatkan sebagai salah satu instrumen pembangunan ekonomi daerah.


Kota Padang tidak hanya ingin menjadi tempat berlangsungnya acara, tetapi juga ingin menjadikan setiap event sebagai pintu masuk bagi wisatawan untuk mengenal lebih jauh kekayaan kota.


Gastronomi menjadi salah satu kekuatan utama. Fashion menjadi etalase kreativitas. Seni pertunjukan menjadi wajah kebudayaan. Sementara desain dan subsektor ekonomi kreatif lainnya menjadi bagian dari ekosistem yang saling menguatkan.


Jika seluruh kekuatan tersebut dapat terus dikembangkan secara konsisten, HJK Padang tidak lagi sekadar menjadi perayaan hari jadi kota.


Ia dapat berkembang menjadi sebuah platform ekonomi kreatif tahunan yang mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, UMKM, seniman, desainer, akademisi, wisatawan dan masyarakat dalam satu ekosistem.


Dan dari ZHM Premiere Hotel pada Senin malam itu, satu pesan kuat mengemuka: perayaan 357 tahun Kota Padang bukan hanya tentang mengenang perjalanan masa lalu, tetapi tentang merancang masa depan kota yang semakin kreatif, berdaya saing dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.


(Mond)


#Padang #Daerah

×
Berita Terbaru Update