Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Festival Telong-Telong Meriahkan HUT ke-357 Kota Padang, Lubuk Begalung Tampilkan Wajah Budaya dan Kreativitas Warga

11 أغسطس 2026 | أغسطس 11, 2026 WIB Last Updated 2026-08-11T06:14:24Z

Festival Telong-Telong Meriahkan HUT ke-357 Kota Padang, Lubuk Begalung Tampilkan Wajah Budaya dan Kreativitas Warga



D'On, Padang  Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Padang ke-357 terasa semakin meriah di Kecamatan Lubuk Begalung. Berbalut tema Taste of Padang Experience, masyarakat bersama pemerintah kecamatan menghadirkan Festival Telong-Telong yang tidak sekadar menjadi tontonan, tetapi juga menjadi panggung besar bagi budaya, kreativitas, kebersamaan, dan potensi masyarakat.


Festival tersebut menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana masyarakat Lubuk Begalung ikut mengambil bagian dalam perayaan hari jadi Kota Padang. Tradisi Telong-Telong yang identik dengan kreativitas dan semangat kebersamaan masyarakat dihidupkan kembali melalui pawai yang melibatkan berbagai unsur masyarakat, kelurahan, lembaga kemasyarakatan, pemuda, hingga dukungan sejumlah perusahaan dan perguruan tinggi yang berada di wilayah Kecamatan Lubuk Begalung.




Kemeriahan semakin terasa ketika peserta pawai membawa beragam kreasi yang menggambarkan kekayaan budaya dan karakter masyarakat Lubuk Begalung. Sorotan bukan hanya tertuju pada kemeriahan visual, tetapi juga pada pesan yang dibawa setiap peserta: bahwa kebudayaan akan tetap hidup ketika masyarakat mau menjaga, merawat, dan mewariskannya kepada generasi berikutnya.


Dukungan dari dunia usaha dan perguruan tinggi di Kecamatan Lubuk Begalung turut memperkuat pelaksanaan festival. Kolaborasi tersebut memperlihatkan bahwa pembangunan daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.


Keterlibatan perusahaan dan perguruan tinggi juga menjadi warna tersendiri dalam festival. Kehadiran mereka menunjukkan adanya ruang kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia pendidikan dan sektor usaha untuk bersama-sama menghidupkan kegiatan kebudayaan serta memperkenalkan potensi wilayah.




Pawai Budaya Jadi Ruang Ekspresi Masyarakat


Festival Telong-Telong tidak hanya menghadirkan arak-arakan, tetapi menjadi ruang ekspresi bagi masyarakat dari berbagai kelurahan. Kreativitas warga dituangkan dalam berbagai bentuk penampilan, ornamen, hingga atraksi yang memperlihatkan kekayaan tradisi dan semangat gotong royong.


Di tengah perkembangan zaman dan derasnya budaya populer, kegiatan semacam ini memiliki arti penting. Tradisi tidak cukup hanya dikenang sebagai bagian dari masa lalu. Tradisi harus diberi ruang untuk tampil, dikembangkan dengan kreativitas baru, dan diperkenalkan kepada generasi muda.


Hal tersebut pula yang terlihat dari keterlibatan pemuda dalam kegiatan Festival Telong-Telong. Mereka tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut menjadi bagian dari proses menciptakan kemeriahan.


Semangat tersebut sejalan dengan konsep Taste of Padang Experience, yang ingin menghadirkan pengalaman tentang Kota Padang secara lebih utuh bukan hanya melalui kuliner, tetapi juga melalui budaya, tradisi, seni, kreativitas, dan keramahan masyarakatnya.


Pentas Seni Parak Laweh Nan XX Jadi Magnet Perhatian


Kemeriahan Festival Telong-Telong semakin lengkap dengan hadirnya pentas seni yang ditampilkan oleh Kelurahan Parak Laweh Nan XX.


Panggung seni tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menampilkan kreativitas sekaligus memperkenalkan kekayaan seni dan budaya lokal. Berbagai unsur seni dipadukan menjadi sebuah pertunjukan yang menghibur sekaligus menyampaikan pesan bahwa budaya lokal memiliki tempat penting di tengah kehidupan masyarakat modern.


Penampilan Kelurahan Parak Laweh Nan XX juga memperlihatkan bahwa setiap kelurahan memiliki potensi seni dan kreativitas yang layak untuk ditampilkan. Dengan adanya panggung seperti ini, masyarakat memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membangun rasa percaya diri dan kebanggaan terhadap lingkungan tempat mereka tinggal.


Tidak kalah penting, pentas seni tersebut menjadi sarana untuk mendekatkan generasi muda dengan kebudayaan daerah. Ketika anak-anak muda diberi ruang untuk tampil dan berkreasi, kebudayaan tidak berhenti sebagai simbol, tetapi tumbuh menjadi sesuatu yang mereka miliki dan banggakan.


Camat Lubuk Begalung: Budaya Harus Dihidupkan, Bukan Sekadar Diingat


Camat Lubuk Begalung Ikrar Prakasa mengatakan, Festival Telong-Telong merupakan momentum penting untuk memperkuat kebersamaan sekaligus menjaga identitas budaya masyarakat.


Menurutnya, kemajuan sebuah kota tidak boleh hanya diukur dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi. Di balik pembangunan tersebut, terdapat identitas budaya yang harus tetap dijaga agar sebuah kota tidak kehilangan jati dirinya.

 

“Kita ingin Festival Telong-Telong ini bukan sekadar kegiatan seremonial untuk memeriahkan HUT Kota Padang. Lebih dari itu, ini adalah ruang bagi masyarakat untuk menunjukkan bahwa budaya, kreativitas dan semangat gotong royong masih hidup di tengah masyarakat Lubuk Begalung,” ujar Ikrar.


Ia menegaskan, budaya akan bertahan apabila masyarakat terlibat langsung dalam pelestariannya.

 

“Budaya tidak cukup hanya kita ceritakan kepada anak cucu. Budaya harus kita hadirkan, kita tampilkan dan kita wariskan melalui pengalaman. Karena itu, pelibatan masyarakat, pemuda, kelurahan, dunia pendidikan dan dunia usaha menjadi sangat penting,” katanya.


Ikrar juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan festival tersebut.


Menurutnya, keterlibatan perusahaan dan perguruan tinggi yang berada di Kecamatan Lubuk Begalung merupakan bentuk kolaborasi positif yang perlu terus dikembangkan.

 

“Kita ingin membangun Lubuk Begalung dengan semangat kolaborasi. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Ketika masyarakat, perguruan tinggi dan dunia usaha bergerak bersama, maka kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi meriah, tetapi juga memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat,” tegasnya.


Ia menambahkan, keberagaman potensi yang dimiliki setiap kelurahan harus menjadi kekuatan untuk membangun citra Lubuk Begalung sebagai salah satu kawasan yang memiliki kekayaan budaya dan kreativitas masyarakat.

 

“Setiap kelurahan punya cerita, punya potensi dan punya kreativitas. Tugas kita adalah memberikan panggung dan ruang agar potensi tersebut muncul. Inilah yang ingin kita bangun: masyarakat yang bangga dengan daerahnya, generasi muda yang mencintai budayanya, serta kolaborasi yang membuat Lubuk Begalung semakin maju,” ujar Ikrar.


Bukan Sekadar Pawai, Tetapi Identitas Kota


Festival Telong-Telong pada akhirnya bukan hanya tentang lampu, ornamen, pawai ataupun kemeriahan panggung seni. Di balik seluruh rangkaian tersebut terdapat pesan yang jauh lebih besar: menjaga identitas Kota Padang melalui keterlibatan masyarakat.


Perayaan HUT ke-357 Kota Padang menjadi momentum untuk melihat kembali kekuatan yang dimiliki kota ini. Salah satunya adalah masyarakat yang masih memiliki ikatan kuat dengan tradisi, budaya, seni dan semangat kebersamaan.


Lubuk Begalung menunjukkan bahwa budaya dapat menjadi kekuatan untuk mempertemukan berbagai elemen masyarakat. Pemerintah kecamatan, kelurahan, pemuda, lembaga kemasyarakatan, perusahaan, perguruan tinggi dan warga dapat berada dalam satu panggung yang sama.


Semangat itulah yang membuat Festival Telong-Telong memiliki makna lebih dari sekadar hiburan.


Ketika tradisi bertemu kreativitas, ketika masyarakat bertemu pemerintah, dan ketika dunia pendidikan serta dunia usaha ikut mengambil bagian, maka perayaan hari jadi kota tidak hanya menjadi pesta sesaat.


Ia menjadi pengingat bahwa Kota Padang dibangun bukan hanya dengan beton dan jalan, tetapi juga dengan budaya, kebersamaan, kreativitas dan rasa memiliki dari masyarakatnya.


Melalui Festival Telong-Telong, Kecamatan Lubuk Begalung turut mengirimkan pesan bahwa keberagaman bukan alasan untuk terpisah, melainkan kekuatan untuk berjalan bersama.


Bersatu dalam keberagaman, menjaga budaya, menghidupkan kreativitas, dan bersama-sama membangun Kota Padang yang semakin maju.


(Mond)


#HJKPadang357 #Padang #Daerah

×
Berita Terbaru Update