Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pemko Padang Luncurkan Program 3T, Perkuat Smart Surau untuk Cetak Generasi Qurani yang Tak Hanya Khatam, tetapi Memahami dan Mengamalkan Alquran

11 يوليو 2026 | يوليو 11, 2026 WIB Last Updated 2026-07-11T07:37:50Z

Pemko Padang Luncurkan Program 3T, Perkuat Smart Surau untuk Cetak Generasi Qurani yang Tak Hanya Khatam, tetapi Memahami dan Mengamalkan Alquran



D'On, PadangPemerintah Kota (Pemko) Padang terus memperkuat komitmennya dalam membangun karakter generasi muda melalui pendidikan keagamaan. Salah satu langkah strategis yang kini ditempuh adalah meluncurkan Program 3T (Tahsin, Tafsir, dan Tahfiz) sebagai penyempurnaan kurikulum pembelajaran pada Ta'limul Qur'an lil Aulad (TQA) dan Madrasah Diniyah Takmiliyah Wustha (MDTW) di Kota Padang.


Peluncuran program tersebut dilakukan oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, di sela kegiatan Sosialisasi Kurikulum TQA/MDTW dan Program 3T yang diikuti ribuan guru TQA dan MDTW se-Kota Padang di Masjid Agung Nurul Iman, Sabtu (11/7/2026).


Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Yasril, Plt Kepala Bagian Kesra Setdako Padang Zul Asfi Lubis, Ketua Harian LPTQ Kota Padang Salmadanis, para narasumber, serta ribuan tenaga pendidik TQA dan MDTW dari berbagai kecamatan di Kota Padang.


Dalam sambutannya, Maigus Nasir menegaskan bahwa Program 3T merupakan bagian dari penguatan Program Unggulan (Progul) Smart Surau, yang menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kota Padang dalam membentuk generasi muda yang religius, berkarakter, dan berakhlak mulia.


Menurutnya, pendidikan Alquran tidak boleh berhenti pada kemampuan membaca semata atau sekadar menyelesaikan khatam. Anak-anak perlu didorong agar mampu memahami makna ayat-ayat Alquran sekaligus menjaga hafalan sebagai bekal menjalani kehidupan.


"Melalui pembelajaran 3T, kami ingin anak-anak tidak berhenti setelah khatam, tetapi terus membaca, memahami, dan menghafal Alquran. Kita berharap program ini diikuti dengan baik oleh peserta didik, dan guru-guru TQA dan MDTW mampu mengajar secara baik sesuai tuntunan kurikulum yang ditetapkan," ujar Maigus Nasir.


Ia menjelaskan, Program 3T disusun sebagai kurikulum yang saling melengkapi. Pembelajaran Tahsin difokuskan pada penyempurnaan bacaan Alquran sesuai kaidah ilmu tajwid sehingga peserta didik mampu membaca ayat-ayat suci secara benar dan fasih.


Selanjutnya, materi Tafsir diarahkan untuk memberikan pemahaman terhadap kandungan surat-surat dalam Juz 30. Dengan memahami makna ayat, peserta didik diharapkan mampu mengimplementasikan nilai-nilai Alquran dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.


Sementara itu, pembelajaran Tahfiz bertujuan membangun kebiasaan peserta didik untuk terus berinteraksi dengan Alquran melalui hafalan yang dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan, sehingga kecintaan terhadap Alquran tumbuh sejak usia dini.


Maigus Nasir menambahkan, keberhasilan Program 3T sangat bergantung pada kesiapan para guru TQA dan MDTW sebagai ujung tombak pelaksanaan di lapangan. Karena itu, sosialisasi kurikulum ini menjadi langkah penting untuk menyamakan persepsi, metode pembelajaran, serta target capaian yang diharapkan.


Ia juga mengungkapkan bahwa Program 3T akan mulai diterapkan secara serentak pada 16 Juli 2026. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan setiap Kamis, Jumat, dan Sabtu malam di masjid maupun musala yang menyelenggarakan TQA atau MDTW.


Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat Magrib berjamaah, dilanjutkan dengan pembelajaran Tahsin, Tafsir, dan Tahfiz sesuai kurikulum yang telah disusun, kemudian ditutup setelah pelaksanaan salat Isya berjamaah.


Melalui pola pembelajaran tersebut, Pemerintah Kota Padang berharap masjid dan musala tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan generasi Qurani yang memiliki kemampuan membaca Alquran dengan baik, memahami isi kandungannya, serta mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.


Peluncuran Program 3T sekaligus menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kota Padang dalam memperkuat ekosistem pendidikan Islam berbasis masjid melalui Program Smart Surau. Dengan dukungan ribuan guru TQA dan MDTW, pemerintah optimistis program ini mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual, berakhlak mulia, dan menjadikan Alquran sebagai pedoman dalam kehidupan.


(Mond)


#Padang #Daerah

×
Berita Terbaru Update