Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Longsor Tutup Sebagian Jalur Padangpariaman–Bukittinggi, Arus Lalu Lintas Berlaku Buka-Tutup di Km 61

29 يوليو 2026 | يوليو 29, 2026 WIB Last Updated 2026-07-29T12:29:44Z

Longsor Tutup Sebagian Jalur Padangpariaman–Bukittinggi, Arus Lalu Lintas Berlaku Buka-Tutup di Km 61



D'On, Padang PanjangRuas Jalan Raya Padangpariaman–Bukittinggi kembali dihadapkan pada ancaman bencana alam. Material longsor dilaporkan menutup sebagian badan jalan di Kilometer 61, wilayah hukum Polres Padang Panjang, Rabu (29/7), sehingga arus lalu lintas di salah satu jalur utama penghubung Sumatera Barat itu terganggu.


Peristiwa tersebut terjadi pada sore hari dan langsung mendapat respons cepat dari personel Satlantas Polres Padang Panjang bersama unsur terkait. Informasi awal disampaikan oleh personel Satlantas Polres Padang Panjang, Briptu Gema Citra, sekitar pukul 17.20 WIB.


Material berupa tanah, bebatuan, dan lumpur yang menutupi sebagian badan jalan membuat kendaraan dari dua arah tidak dapat melintas secara bersamaan. Demi mencegah terjadinya kemacetan panjang maupun kecelakaan lalu lintas, petugas segera menerapkan sistem buka-tutup arus kendaraan sambil melakukan pembersihan material longsor.


Di lokasi kejadian, petugas tampak mengatur lalu lintas agar kendaraan yang melintas tetap dapat bergerak secara bergantian. Sejumlah pengendara, terutama kendaraan angkutan barang dan bus antarkota, terpaksa memperlambat perjalanan dan mengantre menunggu giliran melintas.


Proses evakuasi material longsor terus dilakukan dengan mengutamakan keselamatan petugas maupun pengguna jalan. Upaya pembersihan difokuskan agar badan jalan dapat kembali berfungsi normal secepat mungkin tanpa mengabaikan potensi longsor susulan yang masih dapat terjadi, mengingat kondisi cuaca di kawasan tersebut masih berpotensi berubah.


Petugas mengimbau seluruh pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur Padangpariaman–Bukittinggi, khususnya di kawasan perbukitan yang dikenal rawan longsor. Pengendara diminta mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman antar-kendaraan, serta tidak berhenti di titik-titik yang berpotensi terjadi longsoran.


Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tidak memaksakan perjalanan apabila kondisi di lokasi dinilai belum aman. Mengikuti arahan petugas di lapangan menjadi langkah penting guna menghindari risiko kecelakaan maupun kemacetan yang lebih parah.


Jalur Padangpariaman–Bukittinggi merupakan salah satu akses vital yang setiap hari dilintasi ribuan kendaraan, baik kendaraan pribadi, angkutan umum, maupun kendaraan logistik. Gangguan sekecil apa pun di ruas ini berpotensi memengaruhi kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi barang antardaerah.


Hingga Rabu petang, proses pembersihan material longsor masih berlangsung. Petugas terus bekerja untuk membuka akses jalan secara maksimal agar arus lalu lintas dapat kembali normal. Sementara itu, sistem buka-tutup tetap diberlakukan hingga seluruh material berhasil disingkirkan dan kondisi jalan dipastikan aman dilalui.


Kepolisian mengajak seluruh pengguna jalan untuk mengutamakan keselamatan daripada kecepatan perjalanan. Masyarakat diharapkan tetap tenang, mematuhi rekayasa lalu lintas yang diberlakukan, serta terus memantau informasi terkini mengenai kondisi jalur sebelum melakukan perjalanan melewati kawasan tersebut.


(Mond)


#Peristiwa #Longsor #LembahAnai

×
Berita Terbaru Update