Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Diduga Dilandasi Cemburu, Oknum TNI AL Terobos Rumah dan Aniaya Remaja

01 يونيو 2026 | يونيو 01, 2026 WIB Last Updated 2026-06-01T14:03:32Z

Diduga Dilandasi Cemburu, Oknum TNI AL Terobos Rumah dan Aniaya Remaja



D'On, SitubondoAksi brutal yang diduga dilakukan seorang oknum TNI Angkatan Laut (AL) menggemparkan warga Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Seorang remaja berusia 19 tahun berinisial BN diduga menjadi korban penganiayaan di dalam rumahnya sendiri oleh anggota TNI AL berpangkat Prada berinisial ND.


Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (30/5/2026) itu diduga dipicu persoalan asmara dan rasa cemburu. Ironisnya, aksi kekerasan tersebut disebut berlangsung di dalam rumah korban saat kondisi rumah sedang sepi.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, terduga pelaku mendatangi kediaman korban di Kelurahan Dawuhan, Situbondo. Setelah berhasil masuk, pelaku diduga mengunci pintu rumah dan langsung melancarkan aksi penganiayaan terhadap korban.


Video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan seorang pria yang diduga oknum TNI AL menendang serta memukul korban menggunakan selang. Rekaman itu memicu kecaman publik karena memperlihatkan korban yang tidak berdaya menerima serangan bertubi-tubi.


Saat kejadian, korban diketahui berada di rumah bersama dua rekannya. Salah seorang teman korban diam-diam merekam peristiwa tersebut dari lantai atas hingga video itu menjadi viral dan menarik perhatian masyarakat.


Akibat dugaan penganiayaan tersebut, korban mengalami luka memar di sejumlah bagian tubuh serta cedera di bagian kepala. Keluarga korban pun segera melaporkan kejadian itu kepada aparat berwenang.


Awalnya laporan disampaikan ke Subdenpom V Situbondo. Namun karena terduga pelaku merupakan anggota TNI AL, kasus tersebut kemudian dilimpahkan ke Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) Lanal Banyuwangi.


“Kasusnya penganiayaan dan benar sempat dilaporkan ke sini, tetapi kami tidak bisa menerima karena yang bersangkutan dari kesatuan AL,” kata Gakkum Subdenpom V Situbondo, Peltu Erwan Susiyanto.


Desakan agar kasus ini diusut tuntas semakin menguat setelah video dugaan penganiayaan beredar luas. Publik menyoroti tindakan terduga pelaku yang diduga mendatangi rumah korban dan melakukan kekerasan secara langsung.


Pomal Lanal Banyuwangi bergerak cepat dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan berbagai keterangan. Petugas juga mendatangi rumah korban untuk menelusuri kronologi peristiwa secara menyeluruh.


“Tadi ada dua orang anggota TNI AL datang ke rumah kami,” ujar kakak korban, Firna Ananda, Senin (1/6/2026).


Menurut Firna, petugas melakukan pemeriksaan lokasi mulai dari akses masuk terduga pelaku hingga titik terjadinya penganiayaan. Sementara itu, korban bersama ayahnya masih berada di Banyuwangi untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.


Hingga saat ini, Pomal Lanal Banyuwangi masih mendalami kasus tersebut. Masyarakat pun menunggu ketegasan aparat militer dalam menindak dugaan pelanggaran hukum yang menyeret nama institusi TNI AL, sekaligus memastikan tidak ada pihak yang kebal hukum apabila terbukti bersalah.


(B1)


#Peristiwa #TNI #Kekerasan

×
Berita Terbaru Update