Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Datang Cari Kerja, Seorang Mahasiswi Malah Disekap dan Diduga Diperkosa di Kontrakan

13 مايو 2026 | مايو 13, 2026 WIB Last Updated 2026-05-13T09:25:34Z

Loker di Facebook Berujung Petaka, Mahasiswi di Makassar Disekap dan Diperkosa Selama 3 Hari



D'On, Makassar - Seorang mahasiswi perguruan tinggi swasta di Kota Makassar berinisial MA (21) mengalami peristiwa mengerikan setelah menerima tawaran pekerjaan melalui media sosial Facebook. Bukannya mendapat pekerjaan, korban justru diduga disekap dan diperkosa di sebuah rumah kontrakan di Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate.


Korban diduga dikurung selama tiga hari oleh pria berinisial FR (30). Kasus ini akhirnya terbongkar secara tak terduga saat pemilik rumah datang memeriksa kontrakan karena masa sewa telah habis.


Begitu pintu diketuk, korban muncul dalam kondisi mengenaskan. Dengan tangan terikat dan mata sembab karena menangis, korban langsung meminta pertolongan kepada warga sekitar. Situasi itu sontak membuat warga panik dan segera melapor ke polisi.


Petugas dari Polsek Tamalate yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi korban. Namun pelaku diduga telah kabur beberapa saat sebelum polisi datang.


Kanit Reskrim Polsek Tamalate, Abd Latif, mengatakan korban ditemukan masih berada di dalam rumah dengan tangan terikat.


“Saat kami menerima informasi dari masyarakat bahwa diduga ada seorang gadis disekap di salah satu rumah, petugas langsung menuju lokasi. Setelah tiba di TKP, benar ditemukan seorang perempuan dalam kondisi tangannya terikat,” ujar Latif, Rabu (13/5/2026).


Dari keterangan awal korban, semuanya bermula ketika ia melamar pekerjaan melalui Facebook. Setelah dinyatakan diterima, korban diminta datang ke rumah kontrakan tersebut dengan alasan untuk mulai bekerja. Namun sesampainya di lokasi, korban justru diduga menjadi korban penyekapan.


Polisi juga mendalami dugaan pemerkosaan yang dialami korban selama berada di dalam rumah tersebut. Korban telah menjalani visum untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.


“Ada juga dugaan tindak pemerkosaan berdasarkan keterangan awal korban,” kata Latif.


Hasil penyelidikan sementara mengungkap rumah itu diduga sengaja disewa pelaku untuk menjalankan aksinya. FR disebut menyewa rumah selama sekitar tiga hari dengan alasan akan digunakan keluarganya yang datang menghadiri acara pernikahan.


Kini aparat kepolisian masih memburu keberadaan FR yang melarikan diri sebelum penggerebekan dilakukan. Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya perempuan muda pencari kerja, agar lebih berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan dari media sosial yang tidak jelas identitas maupun legalitasnya.


(L6)


#Kriminal #Perkosaan 

×
Berita Terbaru Update