-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Interpol Terbitkan Red Notice untuk Mohammad Riza Chalid, Buron Kakap Kasus Korupsi Minyak Mentah Pertamina

01 فبراير 2026 | فبراير 01, 2026 WIB Last Updated 2026-02-01T14:16:32Z

Sekretaris NCB Hubinter Polri Brigjen Untung Widyatmoko dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Minggu (1/2/2026).



D'On, Jakarta – Upaya penegakan hukum terhadap salah satu buronan kelas kakap Indonesia akhirnya memasuki babak baru. Interpol secara resmi menerbitkan Red Notice terhadap Mohammad Riza Chalid (MRC), tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah di PT Pertamina (Persero) yang telah lama menjadi sorotan publik.


Penerbitan Red Notice tersebut diumumkan oleh Sekretaris National Central Bureau (NCB) Interpol Indonesia Divisi Hubinter Polri, Brigadir Jenderal Untung Widyatmoko, dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Minggu (1/2/2026).

 

“Hari Minggu tanggal 1 Februari, secara resmi kami sampaikan bahwa Set NCB Interpol Indonesia telah menerima konfirmasi bahwa Interpol Red Notice atas nama Mohammad Riza Chalid atau MRC telah terbit,” tegas Untung di hadapan awak media.


Resmi Buronan Internasional


Untung mengungkapkan, Red Notice terhadap Riza Chalid sebenarnya telah terbit sejak Jumat, 23 Februari 2026, atau sekitar sepekan sebelum pengumuman resmi dilakukan. Dengan terbitnya Red Notice ini, status Riza Chalid naik kelas dari buronan nasional menjadi buronan internasional yang dapat ditangkap aparat penegak hukum di negara mana pun yang bekerja sama dengan Interpol.


Red Notice sendiri merupakan permintaan resmi kepada aparat kepolisian di 195 negara anggota Interpol untuk melacak, menangkap sementara, atau menahan seseorang yang dicari oleh negara pemohon, dalam hal ini Indonesia.

 

“Tentunya kami dari Set NCB Interpol Indonesia mendukung penuh langkah-langkah penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana yang melarikan diri ke luar negeri. Mereka menjadi buronan internasional dan termasuk dalam fokus kejahatan transnasional,” ujar Untung.


PR Besar Kejaksaan Agung


Meski Red Notice telah terbit, pekerjaan besar masih menanti Kejaksaan Agung RI. Penangkapan Mohammad Riza Chalid menjadi pekerjaan rumah krusial dalam pengusutan salah satu kasus korupsi terbesar di sektor energi nasional.


Riza Chalid diketahui telah ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berkaitan dengan dugaan korupsi tata kelola minyak mentah Pertamina. Ia disebut sebagai beneficial owner atau penerima manfaat utama dari PT Orbit Terminal Merak, perusahaan yang berperan dalam pengelolaan dan pengolahan minyak mentah.


Perusahaan tersebut diduga menjadi salah satu simpul penting dalam skema korupsi yang merugikan keuangan negara dalam jumlah sangat besar.


Benang Merah dengan Skandal Petral


Kasus yang menjerat Riza Chalid juga tak bisa dilepaskan dari pengembangan penyidikan dugaan korupsi Pertamina Energy Trading Limited (Petral), anak usaha Pertamina yang selama bertahun-tahun disorot sebagai sarang praktik mafia migas.


Penyidikan kasus Petral telah lama bergulir dan mengungkap berbagai indikasi penyimpangan dalam perdagangan minyak mentah dan BBM. Namun hingga kini, belum satu pun tersangka ditetapkan dalam perkara Petral, meski nama-nama besar kerap disebut dalam berbagai temuan investigatif.


Terbitnya Red Notice terhadap Riza Chalid dinilai banyak pihak dapat menjadi kunci pembuka untuk mengurai lebih jauh jaringan korupsi migas yang selama ini terkesan kebal hukum.


Ujian Keseriusan Pemberantasan Korupsi


Langkah Interpol menerbitkan Red Notice menjadi ujian serius bagi aparat penegak hukum Indonesia: apakah negara benar-benar mampu mengejar dan membawa pulang buronan yang diduga kuat menikmati hasil kejahatan di luar negeri.


Publik kini menunggu langkah lanjutan: penelusuran keberadaan Riza Chalid, koordinasi dengan otoritas negara lain, hingga proses penangkapan dan ekstradisi.


Kasus ini bukan sekadar soal satu orang buronan, tetapi menjadi simbol perlawanan negara terhadap mafia migas, korupsi sistemik, dan kejahatan lintas negara yang selama ini menggerogoti sektor energi nasional.


(T)


#RedNotice #KorupsiMinyakMentah #Interpol #RizaChalid

×
Berita Terbaru Update