-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Sri Mulyani Ditunjuk Jadi Anggota Dewan Pengurus Gates Foundation, Siap Dorong Misi Global Pengentasan Kemiskinan

13 يناير 2026 | يناير 13, 2026 WIB Last Updated 2026-01-13T10:20:28Z

Sri Mulyani Indrawati 

D'On, Jakarta
- Mantan Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati, kembali mendapat kepercayaan di panggung global. Gates Foundation secara resmi mengumumkan penunjukan Sri Mulyani sebagai anggota Dewan Pengurus (Governing Board), menempatkannya sejajar dengan sejumlah tokoh internasional terkemuka yang memimpin salah satu yayasan filantropi terbesar di dunia.

Penunjukan ini mengukuhkan reputasi Sri Mulyani sebagai ekonom kelas dunia. Ia dikenal sebagai Menteri Keuangan perempuan pertama di Indonesia sekaligus salah satu yang menjabat paling lama, serta pernah menduduki posisi strategis sebagai Direktur Pelaksana dan Chief Operating Officer Bank Dunia.

Pengakuan atas Rekam Jejak Reformasi dan Tata Kelola

Dalam keterangan resmi, CEO Gates Foundation sekaligus anggota dewan pengurus, Mark Suzman, menegaskan alasan di balik penunjukan Sri Mulyani.

Menurut Suzman, Sri Mulyani memiliki pengalaman panjang dalam mendorong reformasi lembaga keuangan, memperkuat kebijakan fiskal, dan merancang strategi untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

“Sri Mulyani membawa pengalaman mendalam dalam membentuk hasil ekonomi yang berkeadilan—keahlian yang sangat penting untuk mencapai tujuan jangka panjang yayasan ini,” ujar Suzman.
“Kepemimpinannya akan membantu memastikan sumber daya kami terus digunakan untuk memperluas kesempatan, mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh dunia.”

Di berbagai forum internasional, Sri Mulyani kerap dipuji karena konsistensinya mendorong transparansi anggaran, pengentasan kemiskinan, serta penguatan sistem keuangan sebagai fondasi pembangunan.

Bergabung di Momen Penting Gates Foundation

Penunjukan ini datang pada periode strategis. Tahun sebelumnya, Bill Gates mengumumkan komitmen besar untuk menghabiskan dana abadi yayasan dalam 20 tahun ke depan, sebuah langkah bersejarah dalam dunia filantropi global.

Fokus utama yayasan diarahkan pada tiga misi besar:

  • mengakhiri kematian ibu dan bayi yang dapat dicegah
  • membebaskan generasi mendatang dari penyakit menular mematikan
  • mengangkat jutaan orang keluar dari kemiskinan

Sri Mulyani mengaku merasa tertantang sekaligus terhormat.

“Dengan waktu 20 tahun untuk memberikan dampak terbesar bagi mereka yang paling membutuhkan, saya merasa terhormat bergabung dengan dewan Gates Foundation di masa penuh tantangan dan peluang ini,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keikutsertaannya juga dilandasi perjalanan panjang bekerja dalam isu pembangunan global dan teknologi.

“Saya termotivasi untuk membawa pengalaman saya di bidang keuangan global, kebijakan ekonomi, dan tata kelola yang baik untuk upaya-upaya penting ini dalam menyelamatkan nyawa dan meningkatkan kesejahteraan.”

Bersama Tokoh Dunia dalam Dewan Pengurus

Dalam jajaran Dewan Pengurus, Sri Mulyani akan bekerja bersama sejumlah nama besar, di antaranya:

  • Ashish Dhawan
  • Dr. Helene Gayle
  • Strive Masiyiwa
  • Thomas J. Tierney
  • Mark Suzman
  • Bill Gates

Sementara itu Baroness Nemat (Minouche) Shafik mengambil cuti untuk menjalankan tugas sebagai penasihat ekonomi utama Perdana Menteri Inggris.

Kombinasi latar belakang bisnis, kesehatan publik, filantropi, dan ekonomi dinilai akan memperkuat arah strategis yayasan di tingkat global.

Pembentukan Divisi Baru Afrika–India dan Fokus pada Pertumbuhan Inklusif

Bersamaan dengan pengumuman ini, Gates Foundation juga membentuk divisi Africa and India Offices (AIO) sebagai bentuk penguatan peran kawasan dalam pengambilan keputusan strategis. Divisi ini dipimpin oleh Ankur Vora, yang juga menjabat sebagai Chief Strategy Officer.

Di saat yang sama, Hari Menon ditunjuk sebagai Presiden Global Growth and Opportunity (GGO), memimpin program:

  • pertanian
  • keuangan inklusif
  • pendidikan global
  • pengembangan ekonomi

Langkah ini menegaskan fokus yayasan pada Afrika dan India sebagai wilayah kunci dalam pengentasan kemiskinan, peningkatan kesehatan, serta perluasan akses ekonomi.

Makna Strategis bagi Indonesia

Bagi Indonesia, kehadiran Sri Mulyani di salah satu dewan yayasan filantropi paling berpengaruh di dunia memiliki arti penting:

  • memperkuat posisi Indonesia dalam percaturan kebijakan global
  • membuka peluang kolaborasi di bidang kesehatan, pendidikan, dan teknologi
  • mempertegas reputasi profesional Indonesia di lembaga internasional

Di tengah dinamika ekonomi global, keikutsertaan Sri Mulyani dipandang sebagai pengakuan atas kompetensi teknokrat Indonesia dalam mengelola krisis, reformasi fiskal, dan kebijakan sosial.

(L6)

#SriMulyani #Ekonomi #GatesFoundation

×
Berita Terbaru Update