-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Menteri PU Tinjau IPA Gunung Pangilun, Pastikan Rehabilitasi Pascabencana dan Proyek Strategis Air Bersih Kota Padang Berjalan Optimal

31 يناير 2026 | يناير 31, 2026 WIB Last Updated 2026-01-31T06:07:16Z

Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang Hendra Pebrizal Bersama Walikota Padang Saat Dampingi Kunjungan Menteri PU Dody Hanggodo 



D'On, Padang – Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, melakukan kunjungan kerja ke Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun, Kota Padang, sebagai bagian dari upaya pemerintah pusat dalam memastikan keberlanjutan infrastruktur air bersih pascabencana serta mengawal proyek-proyek strategis penyediaan air minum bagi masyarakat.


Kunjungan tersebut difokuskan pada peninjauan langsung kondisi fisik IPA Gunung Pangilun yang terdampak bencana alam. Menteri PU bersama rombongan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap infrastruktur utama, sistem intake, hingga jalur distribusi air yang memiliki peran vital dalam melayani kebutuhan air bersih warga Kota Padang.


Dalam agenda lapangan, Menteri PU juga menerima pemaparan teknis terkait rencana rehabilitasi dan rekonstruksi IPA Gunung Pangilun, yang dirancang tidak hanya untuk pemulihan jangka pendek, tetapi juga sebagai solusi permanen yang lebih aman dan andal menghadapi potensi bencana di masa mendatang.


Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, menjelaskan bahwa kunjungan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan kebutuhan daerah dengan kebijakan strategis pemerintah pusat.

 

“IPA Gunung Pangilun adalah tulang punggung pelayanan air minum Kota Padang. Oleh karena itu, pendekatan penanganannya tidak bisa bersifat tambal sulam. Kita dorong rehabilitasi dan rekonstruksi yang berorientasi jangka panjang, berbasis mitigasi risiko bencana, dan menjamin keberlanjutan layanan bagi masyarakat,” ujar Hendra.


Tiga Proyek Strategis Jadi Fokus Pembahasan


Selain evaluasi IPA Gunung Pangilun, kunjungan Menteri PU juga membahas secara teknis sejumlah proyek strategis yang diusulkan untuk memperkuat sistem penyediaan air minum Kota Padang, antara lain:


  1. Pembangunan SPAM Baru Intake Kampung Koto
    Proyek ini ditujukan untuk menambah sumber air baku baru guna meningkatkan kapasitas dan ketahanan sistem distribusi, khususnya saat terjadi gangguan pada sumber eksisting.

  2. Pembangunan IPA Taban 3
    Penambahan unit IPA ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pengolahan air secara signifikan, sehingga keandalan suplai air bersih dapat terjaga seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi Kota Padang.

  3. Relokasi IPA Gunung Pangilun
    Relokasi direncanakan dengan kapasitas mencapai 500 liter per detik, yang akan sepenuhnya didukung oleh Kementerian PU. Langkah ini dinilai krusial untuk menempatkan fasilitas pengolahan air di lokasi yang lebih aman dari ancaman bencana.


Menurut Hendra Pebrizal, relokasi ini bukan sekadar pemindahan lokasi, tetapi transformasi sistem pelayanan air minum.

 

“Relokasi IPA Gunung Pangilun merupakan lompatan besar dalam penataan sistem air minum Padang. Dengan kapasitas 500 liter per detik dan desain yang lebih modern serta tahan bencana, kita ingin memastikan bahwa pelayanan air bersih ke depan tidak lagi rentan terhadap gangguan ekstrem,” tegasnya.


Sinergi Lintas Pemerintahan Diperkuat


Kunjungan Menteri PU turut didampingi oleh Anggota DPR RI Andre Rosiade, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, dan Walikota Padang Fadly Amran. Kehadiran para pemangku kepentingan ini mencerminkan kuatnya koordinasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kota dalam menjawab tantangan krisis air bersih.


Dalam diskusi lapangan, ditegaskan komitmen bersama untuk mempercepat proses penanganan dan memastikan setiap pembangunan infrastruktur bersifat permanen serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.

 

“Kami melihat adanya komitmen kuat dari pemerintah pusat. Sinergi ini sangat penting agar perencanaan teknis, pembiayaan, dan pelaksanaan di lapangan berjalan seirama dan tepat sasaran,” kata Hendra Pebrizal.


Progres Pemulihan Capai 98,93 Persen


Berdasarkan data yang dipaparkan dalam presentasi lapangan, total usulan bantuan kepada Kementerian PU mencapai Rp 781 miliar, yang mencakup rehabilitasi, pembangunan SPAM baru, penambahan kapasitas IPA, hingga relokasi fasilitas utama.


Sementara itu, progres pemulihan layanan air minum di Kota Padang saat ini telah mencapai 98,93 persen, melalui berbagai skema bantuan, termasuk distribusi air menggunakan mobil tangki bagi wilayah terdampak.

 

“Capaian ini menunjukkan kerja keras semua pihak. Namun, target kami bukan sekadar pemulihan, melainkan membangun sistem air minum Kota Padang yang lebih kuat, tangguh, dan berkelanjutan untuk puluhan tahun ke depan,” tutup Hendra Pebrizal.


Dengan dukungan penuh Kementerian PU dan sinergi lintas pemerintahan, Kota Padang diharapkan mampu keluar dari fase pemulihan menuju penguatan infrastruktur air bersih yang modern dan berdaya tahan tinggi, demi menjamin hak dasar masyarakat atas air bersih yang aman dan berkelanjutan.


(Mond)


#PerumdaAirMinum #Padang

×
Berita Terbaru Update