Breaking News

Begini Respon Polri Usai Dikritik Eks KPK Terkait Harun Masiku


D'On, Jakarta,-
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Dedi Prasetyo merespons eks penyidik KPK Ronald Paul Sinyal terkait efektifitas sistem integrasi I-24/7 untuk memburu Harun Masiku.

Dedi menyatakan sistem integrasi I-24/7 yang digagas Brigjen Krishna Murti masih efektif sebab ada peluang buron Harun Masiku memalsukan identitas dan pergi ke luar negeri.

"Polri tetap melaksanakan upaya di luar negeri karena kemungkinan DPO berada di luar negeri juga masih terbuka, walaupun telah diterapkan upaya pencegahan perjalanan ke luar negeri," kata Dedi saat dikonfirmasi, Rabu (2/11).

Selain itu, Dedi memastikan perburuan Harun Masiku juga didukung oleh lembaga lainnya. Polri pun pasti mengoptimalkan jaringannya di luar negeri.

"Polri sampai dengan saat ini secara aktif masih konsisten dan tetap melakukan pencarian terhadap DPO yang dikeluarkan penegak hukum lain, termasuk HM yang DPO-nya diterbitkan oleh KPK," tegasnya.

Sebelumnya, Kadivhubinter Polri Brigjen Krishna Murti mengatakan bakal menerapkan sistem baru untuk memburu buronan KPK Harun Masiku. Sistem yang dimaksud yaitu integrasi I-24/7.

Mantan penyidik KPK Ronald Paul Sinyal lantas mengomentari. Menurut dia, sistem tersebut akan efektif apabila politikus PDIP itu berada di luar negeri.

Diketahui, saat masih bertugas di KPK, Ronald juga pernah ditugaskan mencari Harun Masiku.

"Namun, menurut saya, sistem tersebut akan efektif bila HM ke luar negeri atau keluar dari tempat persembunyiannya (tempat umum), namun bila tidak ya HM masih sulit untuk ditemukan," katanya, Selasa (1/11).


(cfd/bmw)



#HarunMasiku #DPO #Polri #nasional