Seorang Wanita Lajang Nekat Bakar Rumah Sakit Karena Tidak Diberi Obat Penyubur Kandungan

D'On, TanjungBalai (Sumut),- Seorang wanita nekat membakar ruangan Poly Obgyn di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Tengku Mansyur di Tanjungbalai, Sumatera Utara (Sumut). Tindakan itu dilakukan Dewi Palapa Eka (45) lantaran kesal tak diberi obat penyubur untuk program bayi tabung.


Kejadian berawal saat Dewi datang ke RSUD Dr Tengku Mansyur yang terletak di Jalan Mayjen Sutoyo Nomor 39, Kelurahan Perwira Kecamatan Tanjungbalai Selatan, Kota Tanjungbalai pada Selasa (15/3).

Dewi merupakan pasien yang tercatat mendaftarkan diri ke Poli Obgyn untuk berobat (konsultasi) per tanggal 15 Maret 2022. Wanita itu mendapat nomor antrian terakhir.

Sebelum tiba giliran, tiba-tiba saja Dewi menerobos antrian. Ia langsung menemui tim medis yang sedang berdinas dan meminta obat penyubur untuk program bayi tabung. Saat itu Dewi mengaku masih berstatus lajang atau belum menikah.

"Petugas menjelaskan bahwa rumah sakit tersebut tidak menyediakan program bayi tabung. Setelah mendapat penjelasan, kemudian pelaku pergi meninggalkan rumah sakit," kata Kapolres Tanjungbalai AKBP Triyadi melalui Kasat Reskrim Polres Tanjungbalai AKP Eri Prasetio, Rabu (16/3).

Tak berapa lama, Dewi datang kembali ke rumah sakit itu dengan membawa kantongan plastik warna cream susu berisi cairan. Wanita itu kembali duduk di bangku antrian pasien Poli Obgyn. Kemudian ia berjalan menuju ke samping poly saraf.

"Dia langsung menuangkan cairan di dalam plastik diduga bahan bakar dan menyulutkan dengan api. Seketika itu api langsung menyala membakar bagian Poli Obgyn dan beberapa petugas RSUD berteriak adanya kebakaran ruang," jelasnya.

Beberapa jam kemudian, api dapat dipadamkan dengan menggunakan tabung api milik rumah sakit. Dari pengecekan beberapa barang yang terbakar yakni wastafel, bangku, meja, lemari, dokumen/data pasien dan kipas angin dengan nilai kerugian Rp1 juta.

"Di lokasi kejadian ditemukan kemasan plastik yang dibawa pelaku setelah dicium, aroma plastik tersebut berbau bensin," paparnya.

Menurutnya polisi masih melakukan penyelidikan. Selain itu pihak RSUD Dr Mansyur telah membuat laporan resmi ke Polres Tanjungbalai.

"Petugas telah menindak lanjuti dengan melakukan melakukan pemeriksaan terhadap para saksi saksi. Sedangkan pelaku melarikan diri dan saat ini masih dalam pencarian oleh petugas," ucapnya.


(fnr/isn)


#Peristiwa #PasienBakarRumahSakit #Kriminal

Powered by Blogger.