Eks Laskar FPI Makassar Akui Baiat ke ISIS usai Dengar Ceramah Rizieq

D'On, Jakarta,- Mantan anggota Laskar FPI Makassar AM menggelar acara baiat atau sumpah setia ke Negara Islam Irak-Suriah (ISISI) berkedok seminar karena isi ceramah eks Imam Besar FPI Rizieq Shihab. 

Logo ISIS

Seminar yang digelar FPI Kota Makassar, 25 Januari 2015, itu kemudian dihadiri oleh mantan Sekretaris Umum FPI Munarman, yang membuatnya dijerat kasus terorisme.

Hal itu disampaikan dalam agenda persidangan kasus terorisme dengan terdakwa Munarman di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (24/1).

Awalnya, Hakim bertanya apakah dalam acara seminar itu ada pembaiatan ISIS. Saksi mengamini hal itu sambil menyebut pembaiatan dipimpin oleh tokoh ISIS Makassar, Basri.

"Yang mimpin baiat Ustaz Basri almarhum Yang Mulia," jawab AM.

Sebelum digelarnya seminar dan pembaiatan itu, AM mengaku FPI Makassar sempat hadir dalam acara Milad FPI pada 17 Agustus 2014. Di acara itu, kata dia, Rizieq berbicara soal ISIS.

"Jadi begini yang mulia, sebelum kami adakan seminar tersebut, Miladnya FPI yang ke-17 Agustus 2014 kami hadir. Di situ di isi ceramah oleh Imam Besar kami Habib Rizieq, waktu itu tentang ISIS," kata AM.

"Itu jadi intinya kalau memang pemerintah zalim kepada FPI, kita hitamkan, kita hitamkan," lanjut dia.

Tak hanya itu, AM mengatakan bahwa FPI sempat mengeluarkan maklumat organisasi. Salah satunya, kata dia, FPI mendukung seruan dan nasehat pimpinan Al-Qaeda dan pemimpin ISIS Abu Bakar Al-Baghdadi di Irak untuk bersatu melanjutkan jihad di Suriah, Irak, Palestina dan negeri-negeri Islam yang tertindas.

"Di penutupnya ada kalimat demikian maklumat FPI ini dibuat untuk menjadi pegangan bagi seluruh pengurus aktivis laskar anggota dan simpatisan di seluruh dunia. Benarkah seperti itu?" tanya Jaksa soal maklumat FPI itu.

"Iya benar yang mulia," jawab saksi AM.

Mendengar ceramah Rizieq dan Maklumat FPI itu, AM mengatakan Laskar FPI Makassar menindaklanjutinya. Salah satunya dengan menggelar seminar yang diisi dengan baiat kepada ISIS pada 24 Januari 2015.

Kala itu, eks Ketum FPI Makassar, dirinya, dan Basri bertemu untuk menggelar agenda seminar FPI tersebut.

"Jadi yang menguatkan kami untuk melaksanakan tersebut, pertama karena ceramah beliau imam besar kami," aku AM.

"Terus memang maklumat tersebut pernah tersebar di media di grup FPI Makassar yang mulia waktu itu masih BBM ya, masih Blackberry Messenger, nah terus didukung oleh video pembaiatan yang di mana ada saudara ustaz Munarman," kata dia.

Diketahui, Munarman didakwa telah menggerakkan orang untuk melakukan tindakan teror dan membantu tindakan terorisme.

Ia disebut menghadiri acara baiat kepada ISIS dan Abu Bakar Al Baghdadi di UIN Syarif Hidayatullah Ciputat, Tangerang Selatan, Banten; baiat yang dikemas dalam agenda Tabligh Akbar FPI di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Jaksa mendakwanya melanggar Pasal 14 atau Pasal 15 Juncto Pasal 7 UU Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.


(rzr/arh/cnn)

Powered by Blogger.