Lanal Banjarmasin Vaksin 279 Warga Kuin Cerucuk

D'On, Banjarmasin (Kalsel),- Dengan terapkan protokol kesehatan yang ketat, bertempat di Jalan Pembangunan Ujung, Desa Kuin Cerucuk Kec. Banjarmasin Barat, Lanal Banjarmasin kembali menyelenggarakan Operasi Serbuan Vaksinasi Maritim secara massal kepada masyarakat Pesisir dan para pelajar, baik dosis pertama maupun ke dua, sekaligus menyasar seluruh warga yang belum tersentuh Vaksinasi Covid -19.


Diketahui, dari jumlah peserta Vaksinasi 279 orang dan berhasil divaksinasi semuanya dengan aman dan sehat oleh Tim Vaksinator gabungan dari Balai Pengobatan (BP) Lanal Banjarmasin dan Dinkes Kota Banjarmasin dengan menggunakan Vaksin jenis Sinovac.

Kegiatan Serbuan Vaksinasi yang ke-50 ini sudah berhasil memvaksinasi 17.518 orang, dengan hasil yang sighnifikan ini merupakan bentuk keseriusan dan komitmen Lanal Banjarmasin dalam pemerataan Vaksinasi untuk membantu program pemerintah dalam percepatan penanggulangan wabah Covid-19 dengan membangun Herd Immunity yang kuat di elemen masyarakat.

Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Herbiyantoko, M.Tr. Hanla didampingi oleh perwira staf saat meninjau mengatakan, telah kita ketahui bersama walaupun jumlah pasien penderita Covid-19 di Wilayah Kalimantan Selatan sudah bertahap mulai surut, namun masih terlihat antusiasme masyarakat untuk mendapatkan Vaksinasi.

Dengan mengerahkan segala kemampuan dan menggunakan sarana yang ada, Pangkalan TNI AL (Lanal) Banjarmasin siap mendorong dan mensukseskan program pemerintah untuk menghentikan laju penyebaran Pandemi Covid-19 secara totalitas kepada masyarakat Kalimantan Selatan.

Musim pandemi belum dinyatakan berakhir, kepada warga walaupun sudah menuntaskan Vaksin baik dosis pertama dan ke-2, tetap perhatikan protokol kesehatan yang ketat, supaya terlindungi dari serangan Virus., terang Danlanal.

Usai vaksin, Linda salah satu warga pesisir menyampaikan terima kasih sudah divaksin dosis pertama dan ke-2 oleh Lanal Banjarmasin, dengan divaksin mudahan aman dan terjaga dari penyebaran wabah Covid-19., ungkapnya

(*)

Powered by Blogger.