Puluhan Ribu Pekerja Migran Indonesia Bakal Pulang, Pelabuhan Dumai Disiagakan

D'On, Pekanbaru (Riau),- Pemerintah Indonesia bakal menyiagakan pelabuhan Dumai  sebagai pintu masuk pekerja migran asal Indonesia dari Malaysia dan Singapura. 

Langkah itu dilakukan setelah adanya keluhan dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, yang kesulitan  menjadi tumpuan utama kepulangan buruh migran. 

"Jadi Gubernur Kepri minta bantuan agar pekerja migran yang sedianya dipulangkan melalui pelabuhan Batam dan Tanjung Pinang, agar sebagian bisa melalui Riau jika di Kepri membludak," jelas Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo, di Pekanbaru, Kamis (22/4). 

Doni menyebut, para pekerja migran yang dipulangkan tersebut umumnya karena masa kontrak kerja yang sudah habis, dan sebagian lagi pulang akibat deportasi. Diperkirakan jumlah buruh migran yang pulang mencapai 40 ribuan orang. 

Doni menyebut, pelabuhan Dumai bakal menjadi tumpuan utama kepulangan TKI di Riau. Pelabuhan lainya yang berada di Kabupaten Bengkalis, fasilitasnya belum siap. 

"Itu sebabnya perlu dilakukan persiapan fasilitas di Dumai, karena di sana tidak ada losmen untuk karantina," ujarnya. 

Sementara itu Sekretaris Daerah Kota Dumai, Herdi Salioso, mengungkapkan  pihaknya siap berkontribusi dalam upaya penanganan Covid-19. 

"Kita akan lakukan persiapan pencegahan Covid-19 seperti persiapan hotel untuk karantina. Dalam waktu dekat kita akan mengadakan rapat dengan Dinas Perhubungan dan Pelindo," katanya.

(Gatra)

Powered by Blogger.