Disinyalir Habiskan Uang Negara, Jokowi Diminta Hapuskan Jabatan Wakil Menteri

D'On, Jakarta,- Pengamat Politik Jamiluddin Ritonga mengusulkan ke Presiden Jokowi untuk menghapus semua Wakil Menteri karena hanya menghabiskan uang negara.

Pengamat politik ini mengatakan alasan usulannya itu karena sejauh ini para Wakil Menteri juga tidak terdengar hasil kinerjanya.

“Mereka ini praktis tidak terdengar kinerjanya, Presiden sebaiknya tiadakan semua Wakil Menteri hanya menghabiskan uang negara,” kata Jamiluddin di Jakarta, Selasa (20/4/2021).

“Kita tidak tahu yang dikerjakan para Wakil Menteri. Senyap, tanpa pemberitaan sama sekali,” lanjutnya.

Padahal, lanjut Dosen Universitas Esa Unggul itu, rakyat berhak mengetahui kinerja yang telah dilakukan semua Wakil Menteri yang diangkat Presiden Jokowi.

Pasalnya, uang yang digunakan untuk mengaji para Wakil Menteri itu berasal dari Anggaran Pengeluaran Belanja Negara (APBN).

“Rakyat berhak mengetahui apa yang dikerjakan para wakil menteri yang cukup banyak di kabinet Jokowi, gaji mereka bersumber dari APBN,” ujarnnya.

Karena itu, Jamiluddin juga mengusulkan lebih baik fungsi para Wakil Menteri dialihkan ke Sekertaris Jendral (Sekjen) atau Dirjen Mentri.

“Lebih baik tugas dan fungsi wakil menteri didistribusikan ke Sekjen dan Dirjen,” jelasnya.

Menurutnya, mereka akan lebih mumpuni melaksanakan tugas-tugas yang diembankan kepada wakil menteri.

“Dengan begitu anggaran untuk wakil menteri dapat ditiadakan. Ini dengan sendirinya dapat mengurangi beban APBN memang sudah berat,” ucapnya.

Hal tersebut, tambah Jamiluddin juga sesuai dengan kondisi Indonesia yang sedang dilanda resesi ekonomi akibat Pandemi Covid-19.

“Indonesia perlu melakukan pengetatan di semua bidang, termasuk meniadakan anggaran untuk wakil menteri,” pungkasnya.

Jika semua Wakil Menteri hanya menghabiskan uang negara, alangkah baiknya memang dihapus saja. 

(muf/pojoksatu)


No comments

Powered by Blogger.