13 Jam Eka Disekap di Kontrainer, Berkat Segalon Air Radiator dan Oli Kotor Ia Bertahan dan Selamat

D'On, Sengeti (Jambi),- Posisi tangan dan kaki terikat di tali nilon, kepala dibungkus karung, kesakitan. Hal itulah yang dirasakan oleh Eka.

Eka seorang sopir, ia korban perampokan di Desa Bukit Baling, Kecamatan Sakernan, Kabupaten Muarojambi yang disekap selama 13 jam dalam kontainer.

Saat diketahui, awalnya Eka disekap oleh pelaku perampokan ingin rampas barang bawaannya yang akan diantarkan ke Riau.

"Hari Rabu sekira pukul 3 dini hari, saya ditodongkan hingga barang saya dikuras sejak itulah saya disekap dalam kontainer hingga dapat pertolongan pada Kamis (14/1/201) sekitar pukul 16.00 WIB sore,"jelasnya.

Saat disekap di kontainer banyak usaha yang telah ia lakukan untuk dapatkan pertolongan, teriak hingga tendang dinding mobil agar dapat perhatian dari pengendara yang melintas.

"Selama 13 jam saya di sekap, heran juga kok ngak satupun orang yang berhenti untuk beri pertolongan, saat itu sakit dan cemas saya rasakan, pokonya saya banyak berdoa saja agar ada bantuan,"bebernya.

Kondisi tangan dan kaki yang masih terikat, sudah mulai membengkak hingga keram kesakitan, perutnya pun sudah terasa lapar dan haus.

"Beruntungnya di dalam mobil itu ada segalon air radiator mobil yang bisa saya minum, hingga menghilangkan rasa huas saya untuk bertahan hingga dapatkan pertolongan,"ungkapnya.

Tak sampai disitu, Eka masih belum berhenti usaha untuk dapatkan pertolongan.

"Berkat oli kotor dan secarik kertas yang telah saya tulis besar-besar minta bantuan di mobil ada orang yang saya selipkan di pintu mobil bagian belakang,"tutupnya.

Sekitar pukul 16.00 WIB, Kamis (14/1/2021) sore Eka selamat dan sudah dapat pertolongan dari warga melintas jalan tersebut.


(Trb/mond)

No comments

Powered by Blogger.