Nikita Mirzani Sindir Habib Rizieq yang Sakit Usai Dipanggil Polisi

D'On, Jakarta,- Perseteruan daring Nikita Mirzani dan Habib Rizieq tampaknya masih berlangsung. Kini perempuan 34 tahun ini menyindir sang habib lewat surat sakit yang ditulis organisasinya, Front Pembela Islam (FPI).

Nikita Mirzani mengunggah surat FPI yang menyatakan kondisi Habib Rizieq. Ia dinyatakan perlu banyak istirahat karena aktivitas padat sejak 10 hingga 14 November.


Pernyataan ini dibuat tak lama setelah Habib Rizieq yang bakal dipanggil polisi. Menyusul kerumunan yang terjadi saat ia menggelar maulid dan acara pernikahan anaknya.


Keadaan tersebut mendapat sorotan Nikita Mirzani. Janda tiga anak ini menyindir, orang-orang yang berurusan dengan polisi mendadak tak sehat.


"Kenapa semua orang dipanggil polisi sakit? Kecuali gue..," tulis Nikita Mirzani, Jumat (20/11/2020).


Melanjutkan unggahannya, Nikita Mirzani mengajak warganet memberikan doa untuk Habib Rizieq.


"Kita doakan semoga cepat....?" ucap ibu tiga anak ini.


Unggahan Nikita Mirzani mendapat tanggapan dari akun Vanessa Angel yang dikelola suaminya, Bibi Ardiansyah.


Sebab seperti diketahui, pelantun "Indah Cintaku" ini tengah berada di Lapas Pondok Bambu. Ia menjalani hukuman terkait kasus narkoba.


Lewat komentarnya, Vanessa Angel seolah mengatakan, ia yang dalam kondisi hamil saja mau mengikuti aturan kepolisian.


"Aku aja yang hamil delapan bulan, dipanggil polisi tetap datang. Bahkan sampai harus dipisahkan dengan anak, tetap datang sidang," katanya.


Selain respons tersebut, ada juga yang membandingkan Sang Habib dengan kondisi Ahok, mantan Gubernur DKI Jakarta.


"Pak Ahok berani tuh ngadepin nggak pakai sakit," ujar akun @merlinehadiwijaya.


"Jerinx juga kesatria," imbuh yang lain.


Sementara yang lain ikut memberikan doa untuk Habib Rizieq. 


"Semoga istirahat benar-benar," kata akun @trifenanli.


"Semoga cepat sadar dan kembali ke kedamaian aja lah. Muak gue lihat ceramahnya," sahut @ewink_saverious_.


(Suara/mond)

No comments

Powered by Blogger.