Bawa Pasien Kritis, Ambulans Covid-19 Tabrak Polisi

D'On, Banyuwangi (Jatim),- Sebuah ambulans yang membawa pasien rujukan Covid-19 menabrak anggota polisi yang sedang melintas dengan sepeda motor di Simpang Empat Traffick Light Cungking, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (26/11/2020).

Akibatnya, anggota kepolisian Polresta Banyuwangi tersebut mengalami luka pada bagian kepala dan wajah.


Kejadian yang terjadi pada Kamis siang itu pun terekam CCTV dan menjadi viral di media sosial. Dalam rekaman video amatir pertama warga terlihat sebuah ambulans melawan arus dan langsung menabrak motor yang melintas di simpang empat itu.


Sedangkan video kedua terlihat pengendara roda dua sedang dievakuasi warga untik dinaikan ke mobil pikap untuk dilarikan ke rumah sakit. Sementara ambulans terlihat kembali melanjutkan perjalanan.


Dalam video berdurasi 11 detik dan 2 menit 26 detik itu terlihat jelas sebuah ambulans melawan arus dari arah selatan menuju arah utara di Jalan Brawijaya. Kejadian itu terjadi di Simpang Empat Cungking, Kelurahan Mojopanggung, Kecamatan Giri, Banyuwangi, Jawa Timur.


Di sisi lajur sebelah kanan nampak ambulans berjalan dengan cepat sementara di lajur sebelah kiri nampak kendaraan sedang berhenti di traffick light.


Sementara dari arah berlawanan melintas kendaraan berjalan menuju arah selatan dimana nampak sebuah motor dari arah utara ke selatan menyalip beberapa kendaraan. Namun nahas saat kendaraan roda dua menambah kecepatan muncul ambulans yang melawan arus tabrakan pun tak bisa dihindari.


Terpantau dari CCTV, lajur sebenarnya terdapat kendaraan yang berhenti karena lampu rambu menunjukan tanda merah. Sehingga sopir ambulans memotong jalan ke kanan melawan arah.


Dari pemeriksaan sementara sopir ambulans sengaja mengambil jalur melawan arah karena merujuk pasien Covid-19 ke Rumah Sakit Umum Blambangan, Banyuwangi karena kondisi pasien dalam keadaan kritis.


Peristiwa kecelakaan ini masih dalam penyelidikan aparat Kepolisian Satuan Lalulintas Polresta Banyuwangi.


(ans)

Powered by Blogger.