4 Remaja Tertidur di Perlintasan Kereta, 2 Tewas dan 2 Berhasil Menghindar

D'On, Labura (Sumut),- Rel kereta api semestinya merupakan area yang harus steril dari segala aktivitas karena rawan kecelakaan. Buktinya empat remaja yang tertidur di rel kereta mengakibat 2 tewas terlindas dan 2 berhasil menghindar.

Sondang Simangunsong (16), warga Parluasan, Kelurahan Aek Kanopan, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara, dan Putri (16), warga Pondok Keroyok Aek Nabara, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, tewas setelah terlindas kereta api di perlintasan Kelurahan Aek Kanopan pada Kamis 3 September 2020 sekitar pukul 03.00 WIB.

Kapolsek Kualuh Hulu AKP Sahrial Sirait melalui Kanit Reskrim Ipda Eko Sanjaya menjelaskan, kedua korban bersama dua orang temannya sebelum tertabrak kereta api beristirahat di perlintasan tersebut.

Diduga korban tertidur dan tidak mendengar kereta api pengangkut barang yang datang dari arah Medan menuju arah Rantauprapat.

Selain kedua korban, Karim Fadilah yang merupakan teman korban berupaya menghindar namun tertabrak kereta api sehingga mengalami luka berat. Sedangkan rekan satu lagi, Aldi Raso Yosua Panjaitan berhasil menghindar dengan melompat dan menjerit minta tolong.

“Sondang meninggal di tempat, sedangkan Putri sempat dibawa ke rumah sakit guna mendapat pertolongan. Namun setelah mendapat pertolongan, Putri meninggal dunia,” ujar Eko Sanjaya, Jumat (4/9/2020).

Mendengar teriakan Aldi, lanjut Kanit Reskrim, warga datang menolong. Warga bersama personel Polsek Kualuh Hulu kemudian membawa Putri dan Karim ke RSU Aek Kanopan guna mendapat pertolongan medis. Namun, Putri meninggal di rumah sakit setelah mendapat pertolongan.

(abp/okz)

No comments

Powered by Blogger.