Dari Hasil Survei Indikator: Mayoritas Elite Percaya Jokowi Mampu Tangani Corona


D'On, Jakarta,- Indikator Politik Indonesia merilis temuan survei elite pemuka opini tentang efek kepemimpinan dan kelembagaan dalam penanganan Covid-19 atau virus corona. Acara tersebut dihelat secara virtual, Kamis (20/8/2020).

Hasilnya sebanyak 57,6 persen elite mengaku percaya kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) baik dalam penanganan Covid-19. Sedangkan hanya 37,2 persen elite yang menganggap kinerja Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto baik dalam penanganan pandemi ini.

"Jadi, total ada 57 persen elite yang masih percaya terhadap Presiden dalam tangani Covid. Ini bukan angka yang kecil, tapi kalau dibanding populasi umum, 57 persen respons elite ini lebih rendah dari pada public trust," jelas Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi.

Sementara kepercayaan responden yang berasal dari masyarakat umum lebih tinggi kepada Presiden Jokowi dan Menkes Terawan. Ada sebanyak 60,9 persen di Juli 2020 responden umum yang menilai kinerja Jokowi baik dalam penanganan corona. Sedangkan ada 38,9 persen di Juli 2020 responden umum yang menganggap kinerja Terawan baik.

Untuk diketahui, responden survei ini adalah 304 pemuka opini nasional dan daerah dari 20 kota di Indonesia. Mereka terdiri dari tokoh yang memiliki informasi lebih luas dibandingkan masyarakat umum tentang penanggulangan Covid-19.

Mereka yang menjadi responden dalam survei ini adalah akademisi, redaktur politik dan kesehatan media, pengusaha, pengamat kesehatan, sosial dan politik, tokoh ormas atau LSM, serta organisasi profesi.

Karena tidak tersedianya data populasi pemuka opini, maka pemilihan responden tidak dilakukan secara random. Pemilihan responden dilakukan secara purposif, terutama dicari dari media massa nasional dan daerah.

Oleh sebab itu, hasil survei ini lebih mencerminkan penilaian terhadap responden, dan bukan populasi seluruh pemuka opini di Indonesia. Survei dilakukan pada rentang waktu Juli hingga Agustus 2020.

(Ari/okz)

No comments

Powered by Blogger.