Masuk Situs Suci Tanpa Izin, 244 Orang Ditangkap Petugas Keamanan Haji Saudi

D'On, Arab Saudi,- Pasukan Keamanan Haji Arab Saudi menangkap sekitar 244 orang yang berusaha menyusup ke situs-situs suci untuk melakukan ibadah, yang bertentangan dengan tindakan protokol kesehatan dan pencegahan virus COVID-19.

Saudi Press Agency mengutip juru bicara Public Security mengatakan langkah-langkah tindakan hukum telah diambil terhadap mereka setelah mengumpulkan bukti.

Juru bicara tersebut meminta semua warga negara Saudi maupun ekspatriat, untuk secara ketat mematuhi peraturan yang dikeluarkan berkaitan dengan ibadah haji dan tidak berusaha memasuki situs-situs suci tanpa izin.

"Para petugas keamanan telah memperketat keamanan di dan sekitar situs suci untuk menegakkan peraturan ini dan menangkap para pelanggar," kata juru bicara tersebut.

Kondisi kesehatan jemaah haji adalah kriteria utama yang digunakan dalam memilih siapa saja yang akan diizinkan untuk mengikuti ibadah haji tahun ini.

Menurut laporan kantor berita pemerintah Saudi, proses seleksi dilakukan secara transparan dan berfokus pada kesejahteraan peserta.

Pemerintah Saudi memutuskan untuk membatasi jumlah calon jemaah dalam ziarah haji tahun ini, lantaran pandemi COVID-19 yang masih mengancam kesehatan masyarakat global.

Hanya warga negara yang sudah tinggal di Arab Saudi dan berusia di bawah 65 tahun, yang dibolehkan mengikuti ibadah haji tahun ini. Selain itu, jemaah juga wajib menjalani tes virus corona dan mengikuti karantina.

"Keputusan ini diambil untuk memastikan ibadah haji dilakukan dengan cara yang aman dari perspektif kesehatan masyarakat, sambil menjakankan semua tindakan pencegahan dan protokol jarak sosial yang diperlukan," kata pernyataan Kementerian Kesehatan Saudi, dilansir dari Arab News, Rabu, 29 Juli 2020.

Sekitar 2,5 juta jemaah mengikuti ibadah haji tahun lalu, di mana 1,8 juta orang di antaranya adalah jemaah yang berasal dari luar Kerajaan Saudi.

(Arab news/viva/SPA)


No comments

Powered by Blogger.