Muslim Yatim : Covid-19 Ubah Tatanan Hidup Manusia

D'On, Padang,- Anggota DPD RI, Muslim Yatim menyebut, pandemi Covid-19 telah mengubah tatanan hidup manusia. Senator dari Dapil Sumatera Barat ini mengatakan, virus corona merupakan bentuk seleksi yang dibuat Allah.

“Ini merupakan seleksi yang dibuat Allah, semoga kita semua lolos seleksi ini. Virus ini bisa menghebohkan dunia, wujudnya yang kecil membuat kita susah,” ujarnya saat datang menjemput aspirasi di Kantor Dinas Pendidikan Kota Padang, Jumat (5/6/2020).

Di dunia bisnis, new normal sangat jauh berbeda dengan masa sebelum pandemi. Muslim Yatim menilai, ke depannya bisnis besar akan pupus ditelan pandemi. Usaha online justru akan menjadi pemuncak.

“Usaha modal kecil akan hidup dengan normal, sedangkan yang bermodal besar hidup sederhana. Masyarakat akan kembali ke pasar di dekat rumahnya, karena tak mau berkumpul di tempat ramai.,” hematnya.

Dalam kunjungannya ke Dinas Pendidikan Kota Padang, Muslim Yatim ingin melihat proses pendidikan di masa pandemi Covid-19. Muslim Yatim sangat berkeinginan mengetahui bagaimana pendidikan secara online yang dilakukan selama belajar dari rumah.

“Kita mengapresiasi sikap Kota Padang dalam menghadapi pandemi ini dengan belajar dari rumah. Apakah dengan pembelajaran secara online ini ada pembengkakan anggaran bagi orangtua untuk membeli paket internet?” tanyanya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Habibul Fuadi menyebut, di masa pandemi Covid-19 ini memang banyak keluhan yang disampaikan. Namun keluhan terkait beli paket internet di Padang hampir dikatakan tidak begitu banyak. Habibul menilai hal itu tidak cukup berpengaruh signifikan dalam proses belajar siswa di rumah.

“Sebab ketika anak belajar di rumah, biaya transportasi anak yang harusnya digunakan ke sekolah menjadi terkumpul  dan bisa digunakan untuk membeli paket internet,” jelasnya.

Habibul mengatakan, di masa pandemi ini, pihaknya juga tidak memaksakan setiap siswa untuk selalu belajar secara online. Akan tetapi juga memberi keringanan dengan membolehkan siswa melakukan proses belajar secara manual dengan membagikan bahan ajar kepada siswa yang tidak memiliki handphone android.

“Kita juga belum dibolehkan menggunakan dana BOS untuk membeli pulsa, di sisi regulasi, sekolah belum mengizinkan untuk membelanjakan pulsa untuk orang per orang,” tegas Habibul Fuadi.

Kedatangan Anggota DPD RI Muslim Yatim ke Dinas Pendidikan untuk menampung aspirasi. Nampak hadir dalam diskusi dan dengar pendapat itu Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Adib Alfikri, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Padang Danti Arvan, serta seluruh jajaran kerja di Dinas Pendidikan Kota Padang.

(Charlie Ch. Legi)

No comments

Powered by Blogger.