Breaking News

Tak Dapat Bantuan, Warga Lolong Belanti Curhat ke Irwan Basir

D'On, Padang,- Kehadiran Irwan Basir Dt. Rajo Alam ke sebuah kawasan penduduk di Kelurahan Lolong Belanti Kecamatan Padang Utara, benar-benar dimafaatkan warga setempat untuk berkeluh-kesah.

Buktinya, begitu Ketua DPD LPM Kota Padang tersebut beserta rombongannya sampai di lokasi, Kamis (21/5/2020) sore, langsung ditodong dengan sejumlah pertanyaan dari warga yang sudah menunggu-nunggu sejak siang.

"Pak, buliah wak batanyo ciek pak? Awak urang susah, anak banyak. Tapi ndak ado dapek bantuan dari pemerintah doh. Baa caronyo tu pak," tanya Efi Yanti (45), salah seorang warga setempat tanpa malu-malu kepada Irwan Basir.

"Awak iyo lo pak. Dulu lai adoh mandapek bantuan PKH (Program Keluarga Harapan). Tapi kini indak lai. Apo sebabnyo wak ndak tau doh pak," kata ibu-ibu yang lain sembari curhat.

Mendapat pertanyaan yang tidak diduga tersebut, Irwan Basir hanya tersenyum. Dengan santai dia berusaha menjelaskan tentang regulasi dan mekanisme pencairan bantuan dari pemerintah tersebut, khususnya dalam suasana wabah covid-19 (virus corona) saat ini.

"Kebetulan saya juga bertugas di Dinas Sosial Provinsi Sumbar dan masalah bansos ini merupakan bagian bidang pekerjaan saya. Jadi, sangat tepat kalau ibuk-ibuk curhat masalah tersebut dengan saya," ucap Irwan Basir dengan santai.

Meski demikian, lanjut Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial Provinsi Sumbar tersebut, dalam pengelolaan keuangan negara tentu sudah ada regulasinya yang mesti dipatuhi oleh siapa pun.

"Sesuai himbauan pemerintah, jika ada warga yang tidak terdaftar. Sementara mereka berhak mendapatkan bantuan covid-19 ini maka dipersilahkan untuk melapor kembali," paparnya.

Supaya warga tidak salah paham, sambung Irwan Basir, bantuan covid-19 yang diberikan pemerintah saat ini dibagi tiga kelompok. Ada bantuan dari Kemensos RI, dari Pemprov Sumbar dan Pemko Padang.

"Sesuai aturan, tidak boleh ganda menerima bantuan dari pemerintah. Jika ada seperti itu, wajib dikembalikan karena sanksinya pidana," kata Irwan Basir menjelaskan.

Terkait kehadirannya secara tiba-tiba ke lokasi tersebut, Irwan Basir juga menyebutkan bahwa ini murni karena panggilan jiwa tanpa memandang tempat dan asal-usul warga yang dibantu.

"Terus-terang, saya datang kesini dalam rangka untuk berbagi. Semoga bantuan yang sedikit ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya," tukasnya menambahkan.

Sementara salah seorang perwakilan warga setempat, Erpina Koto mengaku bersyukur atas kedatangan sosok Irwan Basir beserta rombongan dan mengucapkan terimakasih atas bantuan 10 karung beras yang diberikan kepada warganya.

"Mewakili warga di Kelurahan Lolong Belanti ini, saya mengucapkan terimakasih banyak atas bantuan dari bapak Irwan Basir. Semoga berkah," ucapnya singkat.

(noa)